Banda Aceh, 15 Oktober 2026 – Dosen Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran dan Research yang diselenggarakan di Ruang Aula FTK UIN Ar-Raniry, Kamis (15/10/2026), mulai pukul 08.15 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mendukung proses pembelajaran yang inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan penelitian akademik.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi diwakili oleh Mulyadi, M.Pd. dan Nurdin Amin, M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Biologi. Keikutsertaan perwakilan program studi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kegiatan akademik.
Bimtek ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Ir. Kahlil, S.T., M.Eng. dari Universitas Syiah Kuala dan Ridwan, M.T. dari UIN Ar-Raniry. Kedua narasumber berbagi pengetahuan dan wawasan mengenai pemanfaatan aplikasi AI untuk mendukung pembelajaran, membantu proses penyusunan karya ilmiah, serta meningkatkan efektivitas dan produktivitas penelitian.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry yang diwakili oleh Wakil Dekan II, Dr. Samsul Kamal, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kompetensi dosen agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menerapkannya secara tepat dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Melalui kegiatan bimtek ini, diharapkan dosen Program Studi Pendidikan Biologi dapat semakin optimal dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif, mendukung proses penelitian, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Pemanfaatan AI juga diharapkan senantiasa dilakukan secara bijak, kritis, etis, dan bertanggung jawab.
Keikutsertaan dosen Pendidikan Biologi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kualitas akademik program studi serta mendukung terwujudnya pembelajaran dan penelitian yang inovatif sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ujung Batee — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan studi observasi ke Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada mahasiswa melalui pengamatan di lingkungan profesional.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Zuraidah, M.Si. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai kegiatan dan fasilitas yang terdapat di BPBAP Ujung Batee serta melihat secara langsung penerapan ilmu biologi dalam bidang perikanan budidaya.
Kehadiran mahasiswa di BPBAP Ujung Batee disambut oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, Wawan Cahyono Ashuri. Dalam sambutannya, Wawan Cahyono Ashuri menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry. Ia menyambut baik kegiatan observasi tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan wawasan secara langsung di lapangan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan akademik seperti ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat aktivitas dan penerapan ilmu di lingkungan BPBAP Ujung Batee. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang dapat mendukung proses pembelajaran serta pengembangan kompetensi mereka.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga didampingi oleh sejumlah tenaga ahli BPBAP, yaitu Nurbariah (Katimja Kesling), Royani (Analis Biologi Molekuler), Indah Wahyuningsih (Analis Kualitas Air), Reigi Suci Shaliha (Analis Kualitas Air), dan Khairul Razi (Analis Histologi).
Melalui kegiatan observasi, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai aspek yang berkaitan dengan kegiatan budidaya perikanan air payau. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai proses analisis dan pengelolaan yang dilakukan oleh tenaga ahli di lingkungan BPBAP Ujung Batee.
Pendampingan dari para tenaga ahli memberikan pengalaman akademik yang lebih konkret bagi mahasiswa. Penjelasan mengenai kesehatan lingkungan, biologi molekuler, kualitas air, dan histologi turut memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan ilmu biologi dalam pengelolaan dan pengembangan bidang perikanan budidaya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi secara langsung dengan para tenaga ahli BPBAP Ujung Batee. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh informasi mengenai penerapan ilmu biologi sekaligus mengenal berbagai bidang pekerjaan yang berkaitan dengan kompetensi keilmuan mereka.
Melalui studi observasi ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif. Pengamatan secara langsung di lapangan dapat membantu mahasiswa memahami keterkaitan antara konsep-konsep keilmuan yang diperoleh selama proses pendidikan dengan penerapannya dalam dunia kerja.
Program Studi Pendidikan Biologi terus mendorong kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui observasi, kunjungan akademik, praktikum, dan kegiatan lapangan. Kegiatan di BPBAP Ujung Batee diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi mereka dalam menerapkan ilmu biologi pada berbagai bidang kehidupan dan dunia profesional.
Penguatan Profesionalisme Calon Guru melalui Etika, Budaya Komunikasi, dan Refleksi Pengalaman PLP 1
Banda Aceh — Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Workshop Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dengan tema “Penguatan Profesionalisme Calon Guru melalui Etika, Budaya Komunikasi, dan Refleksi Pengalaman PLP 1.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh dosen pengampu mata kuliah PLP sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai calon guru yang profesional, beretika, komunikatif, dan reflektif.
Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi menekankan pentingnya kegiatan PLP sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon pendidik.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti PLP 1 perlu diolah melalui proses refleksi agar mahasiswa tidak hanya memahami lingkungan sekolah secara teoritis, tetapi juga mampu mengambil pembelajaran dari berbagai pengalaman yang ditemui selama berada di lapangan.
Workshop ini menghadirkan dosen pengampu mata kuliah PLP Program Studi Pendidikan Biologi sebagai pemateri, yaitu:
Eva Nauli Taib, M.Pd.
Eriawati, M.Pd.
Emalfida, M.Pd.
Nafisah Hanim, M.Pd.
Nurlia Zahara, M.Pd.
Rizky Ahadi, M.Pd.
Cut Ratna Dewi, M.Pd.
Para dosen memberikan penguatan kepada mahasiswa mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan profesionalisme calon guru, khususnya etika, budaya komunikasi, sikap profesional, serta kemampuan melakukan refleksi terhadap pengalaman selama PLP 1.
Materi tentang etika memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai calon guru ketika berinteraksi dengan warga sekolah. Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam sikap, komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas.
Aspek budaya komunikasi juga menjadi bagian penting dalam workshop. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai bagaimana membangun komunikasi yang efektif, santun, dan profesional dengan guru pamong, peserta didik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah lainnya. Kemampuan berkomunikasi secara tepat dinilai menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki calon guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif.
Selain itu, kegiatan juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk melakukan refleksi terhadap pengalaman PLP 1. Mahasiswa diajak untuk melihat kembali pengalaman selama berada di sekolah, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta menemukan pembelajaran yang dapat dijadikan bekal untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka sebagai calon pendidik.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan pengalaman lapangan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Proses refleksi juga diharapkan dapat membantu mahasiswa mengenali kekuatan dan aspek yang masih perlu dikembangkan dalam diri mereka sebagai calon guru.
Workshop Pengenalan Lapangan Persekolahan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam mempersiapkan calon guru yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan pedagogik, tetapi juga memiliki etika profesi, kemampuan komunikasi, sikap reflektif, dan karakter profesional.
Dengan adanya kegiatan ini, pengalaman PLP 1 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan observasi dan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi proses pembelajaran yang bermakna dalam membentuk identitas dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon guru Biologi.
Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan terus mendorong berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi yang dapat memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa serta mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan profesi guru di dunia pendidikan.
Aceh Besar, 3 Oktober 2026 — Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Reboisasi Pesisir untuk Mewujudkan Lingkungan Pantai yang Lestari dan Berkelanjutan” di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Biologi, sehingga menjadi momentum untuk memperkenalkan mahasiswa baru secara langsung terhadap lingkungan akademik sekaligus menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak awal masa perkuliahan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan reboisasi pesisir, sivitas akademika diharapkan dapat berkontribusi secara langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem pesisir.
Reboisasi kawasan pesisir menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Vegetasi yang ditanam di kawasan pesisir memiliki peran penting dalam membantu mengurangi risiko abrasi, menjaga kualitas lingkungan, serta mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama masyarakat melakukan penanaman vegetasi di kawasan pesisir yang menjadi lokasi pengabdian. Kegiatan juga diarahkan untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pelestarian tanaman secara berkelanjutan.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini menjadi bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, pendidikan biologi tidak hanya berlangsung di ruang kelas dan laboratorium, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata dalam menjaga keanekaragaman hayati dan kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk menerapkan pengetahuan biologi dalam kehidupan nyata, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir.”
Selain kegiatan penanaman, PkM ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena keberhasilan rehabilitasi kawasan pesisir sangat bergantung pada keberlanjutan pengelolaan setelah kegiatan pengabdian selesai.
Melalui kegiatan “Reboisasi Pesisir untuk Mewujudkan Lingkungan Pantai yang Lestari dan Berkelanjutan”, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta mendorong terciptanya kawasan pesisir yang hijau, lestari, dan berkelanjutan di Aceh Besar.
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Banda Aceh — 30/09/2026- Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Open Lab 2026 dengan tema “Pengenalan Dunia Sains Melalui Eksperimen untuk Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu, Semangat Eksplorasi dan Potensi Calon Pendidik.”
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam memperkenalkan dunia sains melalui pengalaman belajar secara langsung. Melalui eksperimen, pengenalan laboratorium, dan interaksi dengan dosen, peserta diajak untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat eksplorasi, serta potensi sebagai calon pendidik.
Pelaksanaan Open Lab 2026 juga menjadi bagian dari semangat pengembangan pendidikan dan pembelajaran yang terus didorong di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, hingga Kementerian Agama Republik Indonesia. Penguatan pembelajaran berbasis sains, keterampilan, kreativitas, dan pengalaman langsung menjadi penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rangkaian kegiatan Open Lab 2026 diawali dengan acara pembukaan yang dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Program Studi, Bapak Nurdin Amin.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry. Kehadiran para dosen menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik Program Studi Pendidikan Biologi.
Dalam sambutannya, Nurdin Amin menyampaikan pentingnya memberikan ruang kepada peserta untuk mengenal sains melalui pengalaman langsung. Menurutnya, kegiatan eksperimen dapat menjadi sarana untuk membangun rasa ingin tahu, mendorong keberanian untuk mengeksplorasi, serta mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam pembelajaran.
Kegiatan seperti Open Lab juga memiliki relevansi dengan upaya penguatan pendidikan yang terus dikembangkan di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry dan UIN Ar-Raniry secara keseluruhan, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, berbasis pengalaman, dan mampu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.
Materi oleh Dr. Elita Agustina, M.Si.
Setelah kegiatan pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Elita Agustina, M.Si.
Materi memberikan pengantar kepada peserta mengenai dunia sains dan pentingnya eksperimen dalam proses pembelajaran. Peserta didorong untuk membangun rasa ingin tahu terhadap berbagai fenomena yang ada di sekitar serta memahami bahwa sains dapat dipelajari melalui proses pengamatan, eksplorasi, dan pengalaman langsung.
Pemberian materi tersebut sekaligus menjadi pengantar sebelum peserta mengenal lebih dekat fasilitas dan peralatan yang terdapat di Laboratorium Pendidikan Biologi.
Mengenal Alat dan Fasilitas Laboratorium
Pada rangkaian kegiatan berikutnya, peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan fasilitas Laboratorium Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai peralatan laboratorium, fungsi masing-masing alat, serta pemanfaatannya dalam kegiatan praktikum. Pengenalan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung bagaimana laboratorium menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sains.
Melalui eksperimen dan kegiatan laboratorium, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, ketelitian, kemampuan mengamati, serta semangat untuk mengeksplorasi.
Membangun Potensi Calon Pendidik
Tema Open Lab 2026 memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan potensi calon pendidik. Seorang calon pendidik tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu memiliki kemampuan menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi peserta didik.
Pengalaman mengikuti kegiatan laboratorium diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memahami bagaimana konsep sains dapat disampaikan melalui kegiatan eksperimen. Dengan demikian, pembelajaran Biologi dapat dikembangkan menjadi pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan mendorong peserta didik untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman.
Sejalan dengan Penguatan Pendidikan di Lingkungan Kementerian Agama
Sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, UIN Ar-Raniry terus mendorong pengembangan pendidikan yang mampu mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter dan keterampilan.
Dalam konteks tersebut, kegiatan Open Lab 2026 menjadi salah satu bentuk kegiatan akademik yang memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal sains secara langsung sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, keterampilan eksplorasi, dan potensi sebagai calon pendidik.
Kegiatan ini juga memperkuat peran Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry dalam menyediakan pengalaman pembelajaran yang memanfaatkan laboratorium sebagai sumber belajar serta mendorong pemanfaatan lingkungan sebagai bagian dari proses pendidikan.
Melalui Open Lab 2026, Program Studi Pendidikan Biologi berharap peserta memperoleh pengalaman yang dapat menjadi inspirasi untuk terus belajar, mengeksplorasi ilmu pengetahuan, dan mengembangkan kemampuan sebagai calon pendidik yang mampu menghadirkan pembelajaran sains yang menarik dan bermakna.
Aceh Besar, 16 September 2026 — Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan MAS Al-Manar Aceh Besar sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pembelajaran, praktikum, dan pengembangan kompetensi siswa serta mahasiswa.
Kegiatan penandatanganan MoA ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Pendidikan Biologi dalam memperluas jejaring kemitraan dengan lembaga pendidikan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Biologi di tingkat madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan MAS Al-Manar Aceh Besar. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Penandatanganan MoA ini merupakan bentuk komitmen Program Studi Pendidikan Biologi untuk memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan. Kami berharap kerja sama dengan MAS Al-Manar Aceh Besar dapat diwujudkan dalam berbagai kegiatan akademik, praktikum, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi mahasiswa, guru, dan siswa,” ujar Mulyadi.
Mulyadi menjelaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada penandatanganan dokumen, tetapi diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Menurutnya, MAS Al-Manar Aceh Besar dapat menjadi salah satu mitra strategis bagi Program Studi Pendidikan Biologi dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman secara teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki melalui kegiatan nyata di sekolah,” tambahnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan, seperti pembelajaran Biologi, praktikum, pelatihan, pengembangan media pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik lainnya.
MAS Al-Manar Sambut Baik Kerja Sama
Sementara itu, Kepala MAS Al-Manar Aceh Besar, Ali Murtadho, S.Pd.I., menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Biologi. Ia menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan kesempatan bagi madrasah untuk memperkuat kualitas pembelajaran melalui sinergi dengan perguruan tinggi.
“Kami menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Biologi. Bagi MAS Al-Manar Aceh Besar, kerja sama ini merupakan kesempatan untuk membangun sinergi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada bidang Biologi dan keterampilan praktikum siswa,” ungkap Ali Murtadho.
Ia menegaskan bahwa pembelajaran Biologi tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap konsep, tetapi juga keterampilan dalam melakukan pengamatan dan praktikum. Karena itu, kolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Biologi diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih inovatif bagi siswa.
“Keterampilan praktikum merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Biologi. Siswa tidak hanya dituntut memahami konsep, tetapi juga mampu melakukan pengamatan, percobaan, menganalisis hasil, dan menarik kesimpulan berdasarkan proses ilmiah,” jelasnya.
Ali Murtadho juga berharap mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi dapat terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan di MAS Al-Manar Aceh Besar sehingga tercipta proses berbagi ilmu dan pengalaman antara mahasiswa, guru, dan siswa.
“Kami berharap MoA ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan konkret, seperti praktikum, pelatihan, pendampingan, pengembangan pembelajaran, dan kegiatan akademik lainnya,” tuturnya.
Membangun Kolaborasi Berkelanjutan
Melalui penandatanganan MoA tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi dan MAS Al-Manar Aceh Besar berkomitmen untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan. Kolaborasi diharapkan dapat mencakup bidang pendidikan, pembelajaran, praktikum Biologi, pengembangan kompetensi guru dan siswa, pengalaman lapangan mahasiswa, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini juga diharapkan menjadi sarana untuk mempertemukan pengalaman akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan pembelajaran di tingkat madrasah. Dengan adanya kolaborasi tersebut, berbagai inovasi pembelajaran Biologi dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Penandatanganan MoA ini menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat antara Program Studi Pendidikan Biologi dan MAS Al-Manar Aceh Besar. Kedua pihak berharap kerja sama yang telah disepakati dapat direalisasikan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, siswa, guru, serta masyarakat.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, Program Studi Pendidikan Biologi terus memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, sementara MAS Al-Manar Aceh Besar terus membuka ruang kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kompetensi peserta didik.
Aceh Besar, 15 September 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MAS Al-Manar Aceh Besar sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Biologi di madrasah. Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Keterampilan Praktikum Siswa” ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam melaksanakan praktikum materi jaringan tumbuhan.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Biologi sebagai pendamping dan pembimbing praktikum. Siswa diarahkan untuk mengenal alat dan bahan praktikum, memahami prosedur penggunaan mikroskop, melakukan pengamatan berbagai preparat jaringan tumbuhan, serta mengidentifikasi struktur yang tampak berdasarkan hasil pengamatan.
Melalui penggunaan berbagai preparat jaringan tumbuhan, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengamati objek Biologi secara langsung melalui kegiatan praktikum. Dosen memberikan arahan dan pembimbingan selama proses pengamatan sehingga siswa dapat menggunakan alat secara tepat serta melakukan pengamatan dengan lebih teliti dan sistematis.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan proses sains, seperti mengamati, mengidentifikasi, mencatat hasil pengamatan, membandingkan struktur, serta mengomunikasikan hasil pengamatan. Dengan demikian, praktikum diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara konsep yang dipelajari di kelas dengan fenomena biologis yang dapat diamati secara langsung.
Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Madrasah
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam membangun kolaborasi yang lebih erat dengan sekolah dan madrasah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, khususnya dalam mengembangkan keterampilan praktikum dan keterampilan proses sains. Pembelajaran Biologi akan menjadi lebih bermakna ketika siswa tidak hanya mempelajari konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengamati dan membuktikan konsep tersebut melalui kegiatan praktikum,” ujar Ketua Program Studi Pendidikan Biologi.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah juga memberikan ruang bagi dosen untuk berkontribusi secara langsung dalam penguatan pembelajaran Biologi di satuan pendidikan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan pembelajaran dan fasilitas yang tersedia di madrasah.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Kepala MAS Al-Manar Aceh Besar, Bapak Ali Murtadho, S.Pd.I. Pihak madrasah menyambut positif kehadiran dosen Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry dalam memberikan pendampingan praktikum kepada siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian dari Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka dapat melakukan praktikum secara langsung dan mendapatkan bimbingan dari dosen. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran di MAS Al-Manar,” ungkap Kepala MAS Al-Manar Aceh Besar.
Siswa Antusias Mengikuti Praktikum
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap tahapan praktikum. Siswa secara aktif menggunakan mikroskop untuk mengamati berbagai preparat jaringan tumbuhan dan berdiskusi mengenai struktur yang ditemukan pada objek pengamatan.
Pendampingan yang dilakukan secara langsung juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan memperoleh penjelasan ketika mengalami kesulitan dalam menggunakan alat maupun mengidentifikasi hasil pengamatan. Interaksi tersebut menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar melalui proses menemukan dan mengamati secara langsung.
Kegiatan PkM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan praktikum siswa MAS Al-Manar Aceh Besar sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry dengan madrasah mitra. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan pembelajaran Biologi yang lebih kontekstual, aktif, dan berbasis pengalaman, sekaligus mendukung penguatan keterampilan siswa dalam melakukan kegiatan ilmiah
Banda Aceh, 27 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Biologi Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, dosen, sistem akademik, serta berbagai fasilitas yang mendukung proses pembelajaran di Program Studi Pendidikan Biologi.
Kegiatan orientasi diikuti oleh mahasiswa baru Pendidikan Biologi Angkatan 2026 dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh berbagai informasi penting sebagai bekal dalam memulai kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd., memberikan pengenalan mengenai Program Studi Pendidikan Biologi kepada mahasiswa baru. Pada sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan profil program studi, visi dan misi, kurikulum, proses pembelajaran, kegiatan akademik, serta berbagai aktivitas yang dapat diikuti selama menjalani pendidikan di Program Studi Pendidikan Biologi.
Agenda selanjutnya adalah perkenalan dosen Program Studi Pendidikan Biologi. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan para dosen yang akan mendampingi dan membimbing mereka selama proses perkuliahan. Perkenalan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui bidang keilmuan dan kepakaran para dosen.
Selain mengenal dosen dan program studi, mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) UIN Ar-Raniry. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai penggunaan SIAKAD sebagai salah satu sistem yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan akademik selama masa studi. Pengenalan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami proses administrasi akademik dan menggunakan layanan akademik secara mandiri.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan dengan lingkungan dan laboratorium Program Studi Pendidikan Biologi sebagai bagian dari fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran. Pengenalan laboratorium memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai sarana yang akan digunakan dalam kegiatan praktikum serta pentingnya pemanfaatan fasilitas laboratorium dalam menunjang kompetensi keilmuan mahasiswa Pendidikan Biologi.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., MA., M.Ed., Ph.D., turut memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa baru. Beliau mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya, aktif mengembangkan potensi diri, serta membangun semangat belajar dan berprestasi.
Kegiatan orientasi ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan akademik, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara mahasiswa baru dengan dosen serta pengelola Program Studi Pendidikan Biologi. Mahasiswa diharapkan dapat lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan kampus dan memahami berbagai hal yang berkaitan dengan proses akademik.
Melalui kegiatan pengenalan Program Studi, perkenalan dosen, pengenalan SIAKAD UIN, serta pengenalan lingkungan dan laboratorium, mahasiswa baru diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan akademik di Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry.
Program Studi Pendidikan Biologi menyambut 101 mahasiswa baru Angkatan 2026 sebagai bagian dari keluarga besar Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry. Dengan semangat belajar, disiplin, dan komitmen untuk terus berkembang, mahasiswa diharapkan mampu menjadi calon pendidik Biologi yang unggul, profesional, berkarakter, dan berwawasan keislaman.
Selamat datang Mahasiswa Baru Pendidikan Biologi Angkatan 2026. Selamat bergabung dan selamat menempuh perjalanan akademik di Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam pengembangan bahan ajar yang inovatif dan berkualitas, dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Workshop Penulisan Buku Ajar yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan (PUSLITPEN) UIN Ar-Raniry pada tanggal 6–7 Agustus 2026.
Workshop mengusung tema “Langkah Praktis Menulis Buku Ajar: Dari Outline hingga ISBN, Kuasai Claude, ChatGPT dan Gemini untuk Produksi Buku Ajar Berkualitas”. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para dosen dengan pemahaman komprehensif mengenai proses penyusunan buku ajar, mulai dari perencanaan konsep, penyusunan sistematika, teknik penulisan yang sesuai standar akademik, hingga proses penerbitan dan pengurusan ISBN.
Selain membahas aspek teknis penulisan, workshop juga memberikan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), seperti Claude, ChatGPT, dan Gemini, sebagai perangkat pendukung dalam proses penyusunan buku ajar. Penggunaan AI diperkenalkan sebagai sarana untuk meningkatkan efisiensi penyusunan naskah, pengembangan ide, penyuntingan bahasa, serta penyempurnaan struktur materi, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip etika akademik, orisinalitas, dan integritas ilmiah.
Partisipasi dosen Program Studi Pendidikan Biologi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyediaan buku ajar yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan mahasiswa. Buku ajar yang disusun diharapkan mampu menjadi sumber belajar yang sistematis, kontekstual, serta mendukung implementasi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.
Melalui workshop ini, para peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi menyusun outline yang efektif, pengelolaan referensi ilmiah, teknik penyuntingan naskah, desain buku ajar yang menarik, hingga tahapan akhir penerbitan buku agar memenuhi standar publikasi nasional.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini menjadi momentum penting bagi dosen untuk terus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat budaya menulis di lingkungan perguruan tinggi.
“Dengan mengikuti workshop ini, diharapkan dosen Pendidikan Biologi mampu menghasilkan buku ajar yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan AI secara bijaksana dapat menjadi mitra dalam mempercepat proses penulisan tanpa mengurangi kualitas ilmiah dan integritas akademik,” ujarnya. Keikutsertaan dosen dalam workshop ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak buku ajar berkualitas yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan. Selain menjadi sumber belajar bagi mahasiswa, buku ajar yang dihasilkan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pendidikan biologi serta meningkatkan produktivitas publikasi akademik dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Aceh Besar – 04/08/2026. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi Sekolah Mitra SMAN 1 Peukan Bada.” Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sains di sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan SMA Negeri 1 Peukan Bada. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna memperkuat mutu pembelajaran Biologi melalui pengelolaan laboratorium yang lebih efektif, aman, dan sesuai dengan standar pembelajaran.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, M.Pd, menyampaikan bahwa laboratorium merupakan salah satu sarana utama dalam pembelajaran Biologi. Oleh karena itu, pengelolaan laboratorium yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang aktif, inovatif, dan berbasis pengalaman ilmiah.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami ingin mendampingi sekolah mitra dalam meningkatkan tata kelola laboratorium Biologi sehingga mampu mendukung kegiatan praktikum yang lebih efektif. Laboratorium yang dikelola dengan baik akan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik serta meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis eksperimen,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi memberikan pendampingan mengenai tata kelola laboratorium Biologi, inventarisasi alat dan bahan praktikum, penyusunan administrasi laboratorium, standar operasional prosedur (SOP) penggunaan laboratorium, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) laboratorium, penyusunan jadwal praktikum, hingga pengembangan modul dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis praktikum.
Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai optimalisasi pemanfaatan alat dan bahan laboratorium yang tersedia sehingga kegiatan praktikum tetap dapat dilaksanakan secara maksimal meskipun dengan fasilitas yang terbatas. Tim pengabdian turut mendampingi guru dalam merancang praktikum Biologi yang kontekstual, sederhana, dan sesuai dengan capaian pembelajaran.
Kepala SMA Negeri 1 Peukan Bada, Ahlul Fikri, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas kepercayaan menjadikan SMA Negeri 1 Peukan Bada sebagai sekolah mitra. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi sekolah, khususnya dalam meningkatkan tata kelola laboratorium sehingga dapat menunjang pembelajaran Biologi yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Laboratorium IPA SMA Negeri 1 Peukan Bada, Putri Nurdina, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan memberikan banyak pengetahuan baru mengenai pengelolaan laboratorium yang sesuai dengan standar.
“Kami memperoleh banyak wawasan mengenai administrasi laboratorium, pengelolaan alat dan bahan praktikum, penerapan standar keselamatan kerja, hingga strategi mengoptimalkan laboratorium sebagai pusat pembelajaran sains. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut pada program-program berikutnya,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, guru-guru mengikuti setiap sesi dengan antusias melalui diskusi, praktik penyusunan administrasi laboratorium, identifikasi kondisi laboratorium, serta simulasi pelaksanaan praktikum Biologi. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antara dosen, mahasiswa, dan guru dalam mengembangkan pembelajaran Biologi yang lebih inovatif dan berorientasi pada penguatan keterampilan proses sains peserta didik.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan arahan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong transformasi pendidikan tinggi keagamaan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui pendampingan pengelolaan laboratorium Biologi di sekolah mitra, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran sains, memperkuat kompetensi guru, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong perguruan tinggi keagamaan untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan mutu pendidikan.
Ke depan, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry bersama SMA Negeri 1 Peukan Bada berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pendampingan laboratorium, pelatihan guru, penelitian bersama, hingga pengembangan pembelajaran berbasis STEM sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Biologi di Aceh.
Medan, 30 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum bertema Pemaparan Konsep Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Juli 2026, tersebut dipusatkan di Aula Pertemuan FITK UIN Sumatera Utara, Medan.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry diwakili oleh Ketua Program Studi, Mulyadi, M.Pd., sebagai delegasi resmi untuk mengikuti rangkaian diskusi dan penguatan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Menurutnya, transformasi kurikulum harus terus dilakukan agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pemaparan mengenai konsep dan implementasi Outcome-Based Education, meliputi penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemetaan mata kuliah terhadap CPL, penyelarasan strategi pembelajaran dan asesmen, hingga mekanisme evaluasi kurikulum yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik baik antarperguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada hasil belajar mahasiswa.
Keikutsertaan Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk terus mendukung transformasi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Penguatan kurikulum berbasis OBE menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, serta karakter yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Mewakili Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru dalam pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
“FGD ini menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi Outcome-Based Education. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang kami peroleh akan menjadi referensi dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Biologi agar semakin berkualitas, adaptif, dan selaras dengan standar pendidikan tinggi serta arah transformasi yang dicanangkan Kementerian Agama,” ungkapnya.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi, serta menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, profesional, dan berkarakter. Hasil FGD ini diharapkan menjadi salah satu rujukan dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Biologi guna mendukung terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Banda Aceh – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh turut mengikuti kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Zona Integritas (ZI) yang diselenggarakan di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, M.Ag., didampingi Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D., sebagai bentuk penguatan komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Kegiatan ini diikuti oleh para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika FTK UIN Ar-Raniry. Penandatanganan komitmen bersama menjadi bagian dari implementasi Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam sambutannya, Prof. Mujiburrahman, M.Ag. menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen nyata seluruh warga kampus dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam tata kelola kelembagaan yang bersih sekaligus memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.
Sementara itu, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D. mengajak seluruh unit kerja di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry untuk menjadikan penandatanganan komitmen ini sebagai titik awal memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada mutu, pelayanan, dan integritas. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas memerlukan sinergi seluruh unsur fakultas agar pelayanan akademik semakin efektif, transparan, dan terpercaya.
Program Studi Pendidikan Biologi menyatakan siap mendukung penuh implementasi Zona Integritas melalui penguatan tata kelola program studi, peningkatan mutu layanan akademik, pengembangan inovasi pembelajaran, serta optimalisasi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja Aparatur Sipil Negara, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Partisipasi aktif Program Studi Pendidikan Biologi dalam pembangunan Zona Integritas selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang terus mendorong transformasi tata kelola kelembagaan melalui penguatan reformasi birokrasi, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan budaya integritas pada seluruh satuan kerja Kementerian Agama.
Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menegaskan tekadnya untuk menjadi bagian dari transformasi Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang unggul, profesional, bersih, dan melayani. Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap UIN Ar-Raniry sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Program Studi Pendidikan Biologi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi Zona Integritas melalui penguatan tata kelola program studi, peningkatan kualitas layanan akademik, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, disiplin, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Partisipasi Program Studi Pendidikan Biologi dalam penandatanganan komitmen bersama ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berdampak. Melalui semangat kolaborasi dan integritas, Program Studi Pendidikan Biologi optimistis mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas serta berkontribusi dalam mendukung terwujudnya FTK UIN Ar-Raniry sebagai fakultas yang unggul, profesional, dan berintegritas.
Banda Aceh (23 Juli 2026) – Dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Gemini Academy Faculty yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi dosen dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung transformasi pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., dan turut dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D. Pembukaan kegiatan tersebut menegaskan komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperkuat literasi digital serta mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial secara produktif, inovatif, dan bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam arahannya, Rektor UIN Ar-Raniry menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang harus direspons oleh seluruh sivitas akademika. Dosen dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mendukung pembelajaran, riset, dan publikasi ilmiah, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai akademik dan keislaman.
Keikutsertaan dosen Program Studi Pendidikan Biologi dalam Gemini Academy Faculty sejalan dengan komitmen Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat transformasi digital pada sektor pendidikan keagamaan. Program ini mendukung implementasi Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama yang digagas Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., khususnya pada penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan.
Melalui pelatihan ini, para dosen memperoleh berbagai materi mengenai pemanfaatan Google Gemini untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan bahan ajar, analisis data penelitian, penulisan karya ilmiah, serta optimalisasi produktivitas akademik. Kompetensi tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghadirkan inovasi pendidikan yang lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dosen melalui berbagai program pengembangan profesional. Partisipasi dalam Gemini Academy Faculty menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan visi UIN Ar-Raniry dan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Banda Aceh – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaboratif bersama SMAN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, dengan mengusung tema “Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi Sekolah Mitra SMAN 1 Peukan Bada.” Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Laboratorium Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran biologi. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi siswa maupun guru dalam mengelola laboratorium biologi secara efektif, aman, dan sesuai dengan standar, sehingga laboratorium dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran,” ujar Mulyadi
Selama kegiatan berlangsung, para dosen Program Studi Pendidikan Biologi memperkenalkan berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia di Laboratorium Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan mengenai prinsip-prinsip pengelolaan laboratorium sekolah, mulai dari penataan ruang dan alat, administrasi laboratorium, aspek keselamatan kerja, hingga pemanfaatan laboratorium sebagai media pendukung pembelajaran biologi yang efektif.
Salah satu guru Biologi SMAN 1 Peukan Bada, Putri Nurdina, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola laboratorium biologi serta menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mengoptimalkan fungsi laboratorium dalam proses pembelajaran.
“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan wawasan baru bagi guru maupun siswa mengenai pentingnya pengelolaan laboratorium yang baik. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap Putri Nurdina.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Siswa-siswi SMAN 1 Peukan Bada aktif mengikuti setiap sesi, mengamati berbagai koleksi alat dan bahan laboratorium, berdiskusi dengan dosen, serta berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan yang telah disiapkan. Suasana interaktif tersebut mencerminkan tingginya minat siswa terhadap pembelajaran biologi berbasis praktikum.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah mitra dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sains, khususnya melalui pengelolaan laboratorium yang profesional dan berkelanjutan
Banda Aceh – Dalam rangka memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas jejaring kerja sama internasional, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan tema “Biotechnology”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Pratheep Sandrasaigaran, dosen dari MILA University, yang memberikan kuliah umum kepada dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam mengimplementasikan program internasionalisasi sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kapasitas akademik sivitas akademika, serta pengembangan jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi bereputasi di tingkat internasional. Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Visiting Lecturer secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Program Studi Pendidikan Biologi dalam menghadirkan forum akademik internasional yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Prof. Safrul Muluk menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat dinamis menuntut perguruan tinggi untuk terus memperluas kolaborasi akademik dengan berbagai institusi di tingkat global. Menurutnya, kegiatan Visiting Lecturer merupakan salah satu instrumen strategis dalam membangun budaya akademik yang unggul, memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa, serta meningkatkan daya saing institusi.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam mendukung Program Studi Pendidikan Biologi untuk terus mengembangkan jejaring internasional. Melalui kolaborasi akademik seperti ini diharapkan lahir inovasi, penguatan riset, serta publikasi ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan,” ujar Prof. Safrul Muluk.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Visiting Lecturer merupakan salah satu program strategis Program Studi Pendidikan Biologi dalam mewujudkan visi menjadi program studi yang unggul, kompetitif, dan berorientasi internasional.
Menurutnya, tema Biotechnology dipilih karena bioteknologi merupakan cabang ilmu biologi yang berkembang sangat pesat dan memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan di berbagai sektor, antara lain kesehatan, pertanian, pangan, lingkungan, dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan ilmu tersebut melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional.
“Program Studi Pendidikan Biologi berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional sebagai bagian dari peningkatan mutu lulusan. Kehadiran narasumber dari MILA University Malaysia diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuan mahasiswa, meningkatkan kompetensi akademik, serta mendorong lahirnya kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan,” ungkap Mulyadi.
Dalam kuliah umumnya, Dr. Pratheep Sandrasaigaran memaparkan perkembangan mutakhir bioteknologi, termasuk penerapan teknologi molekuler, rekayasa genetika, inovasi bioteknologi dalam bidang kesehatan dan pertanian, serta pemanfaatan bioteknologi sebagai solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi riset internasional sebagai sarana mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini difasilitasi oleh International Office UIN Ar-Raniry yang dipimpin oleh Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A.. Dukungan International Office merupakan bagian dari kebijakan UIN Ar-Raniry dalam memperkuat kemitraan akademik internasional melalui program mobilitas dosen dan mahasiswa, kuliah tamu internasional, penelitian kolaboratif, serta pengembangan jejaring kelembagaan dengan perguruan tinggi di berbagai negara.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mempercepat transformasi pendidikan tinggi keagamaan melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, internasionalisasi perguruan tinggi, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Di tingkat daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pengembangan mutu akademik yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi keagamaan di Aceh sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, moderat, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selaras dengan salah satu program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, dalam berbagai arahannya menegaskan pentingnya penguatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai fondasi dalam menumbuhkembangkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global. Pengembangan pembelajaran berbasis STEM di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelenggaraan Visiting Lecturer bertema Biotechnology oleh Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menjadi salah satu implementasi nyata dalam mendukung agenda transformasi pendidikan Kementerian Agama melalui penguatan kompetensi akademik, riset, dan kolaborasi internasional.
Melalui penyelenggaraan Visiting Lecturer ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi akademik internasional sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat budaya riset, memperluas publikasi ilmiah bereputasi, serta menghasilkan lulusan Pendidikan Biologi yang profesional, inovatif, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Seminar Proposal Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry
Banda Aceh, 9 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Seminar Proposal bagi mahasiswa sebagai salah satu tahapan akademik sebelum pelaksanaan penelitian skripsi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian di hadapan dosen pembimbing dan dosen penguji untuk memperoleh masukan serta penyempurnaan proposal. Diharapkan seminar proposal ini dapat menghasilkan rencana penelitian yang berkualitas dan mendukung penyelesaian studi mahasiswa secara tepat waktu.
Pidie Jaya — Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan penyaluran donasi bagi anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya yang terdampak banjir dan tanah longsor, sekaligus melakukan pembersihan beberapa ruang kelas pada [Sabtu/03/01/2026].
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial sivitas akademika Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik yang terdampak bencana alam. Bantuan yang disalurkan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah, berupa perlengkapan belajar, kebutuhan pokok, serta bantuan lain yang diperlukan.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril kepada anak-anak agar dapat kembali menjalani proses pembelajaran dengan nyaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan kondusif bagi peserta didik, pasca bencana banjir sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Program Studi Pendidikan Biologi dengan MIN 2 Pidie Jaya. Selain itu, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap kepedulian sosial, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebersamaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan
Selain itu, kegiatan pembersihan ruang kelas dilakukan untuk membantu memulihkan sarana belajar pascabencana.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Pidie Jaya, yang diwakili oleh Bapak Muhammad Novan Satria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Ia menyatakan bahwa kegiatan pembersihan ruang kelas sangat membantu pihak sekolah dalam mempercepat proses normalisasi kegiatan belajar mengajar.
Kami sangat terbantu dengan Kehadiran Bapak Ibu dosen serta Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi datang ke MIN 2 Pidie Jaya untuk membantu membersihkan ruang kelas serta memberikan bantuan berupa buku dan ATK untuk siswa di sini
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak MIN 2 Pidie Jaya serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Meureudu — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP- PBL) Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako kepada korban banjir di kawasan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada 10 Desember 2025.
Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir akibat intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Ketua HMP- PBL Pendidikan Biologi, Ahmad Zidan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga,” ujar Ahmad Zidan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga terdampak terutama bagi mahasiswa program studi pendidikan biologi yang terdampak langsung terhadap musibah banjir dengan melibatkan aparat gampong setempat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat Meureudu menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada HMP- PBL Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, HMP- PBL Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh berharap dapat terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan serta menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.
Aceh Besar, 10 November 2025 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry melaksanakan kegiatan praktikum lapangan di Kawasan Wisata Brayeun, Aceh Besar, pada minggu, 10 November 2025. Praktikum ini merupakan bagian dari lintas matakuliah pada semester ganjil 2025/2026 yaitu Taksonomi Tumbuhan, Biologi Konservasi, Biologi perairan dan Ethologi dengan tema peran keanekaragaman Tumbuhan Lokal dalam mendukung Konservasi ekosistem darat dan perairan.
Sebanyak 110 mahasiswa semester ganjil mengikuti kegiatan tersebut. Selama praktikum, mahasiswa melakukan identifikasi vegetasi hutan, pengamatan biota perairan sungai, serta analisis kondisi kualitas air di kawasan wisata alam tersebut. Selain itu, mahasiswa juga mengamati aktivitas wisatawan dan dampaknya terhadap lingkungan.
Dosen pengampu mata kuliah, Rizky Ahadi, M.Pd. menyampaikan bahwa Brayeun dipilih karena kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi wisata alam favorit di Aceh Besar dengan karakter ekosistem sungai yang masih alami.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung bagaimana konsep biologi dan ekologi diterapkan pada ekosistem yang dimanfaatkan sebagai objek wisata,” ujarnya.
Mahasiswa bekerja dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan tugas lapangan seperti pengukuran pH air, suhu, intensitas cahaya, serta pencatatan jenis vegetasi dan fauna. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan mahasiswa dalam menggunakan alat ukur lapangan dan menyusun data ilmiah.
Salah seorang mahasiswa peserta, Muhammad Syarif, mengungkapkan bahwa pengalaman praktik langsung seperti ini sangat membantu memperkuat pemahaman.
“Kita jadi tahu bahwa wisata alam harus dijaga bukan hanya untuk liburan, tapi juga untuk kelestarian lingkungan,” katanya.
Program Studi Pendidikan Biologi berharap lewat kegiatan seperti ini mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan observasi ilmiah dan memiliki kepedulian terhadap konservasi lingkungan, khususnya di kawasan wisata alam.