Minggu, [21/09/2025] Prodi Pendidikan Biologi kembali melaksanakan kegiatan reboisasi di Kawasan Pantai leupung, Aceh Besar. Selain upaya pelestarian lingkungan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat setempat tentang pentingnnya menjaga lingkungan terutama dikawasan Pantai guna mencegah terjadinya abrasi oleh pasang surut air laut. Kawasan Pantai Leupung dikenal sebagai kawasan pesisir yang memiliki peran penting sebagai Kawasan penyangga di bagian barat kabupaten aceh besar, sehingga Kawasan memiliki kontribusi besar terhadap pelestarian lingkungan. Dengan menanam pohon cemara, diharapkan dapat membantu dan menjaga kestabilan ekosistem pesisir serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika program studi Pendidikan biologi. Ketua Program Studi Pak Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh civitas akademika Pendidikan biologi sebagai bagaian kontribusi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan “ Pentingnya dilakukan penanaman pohon sebagai Upaya meyelamatkan kerusakan lingkungan”
Kegiatan reboisasi ini merupakan bagian dari komitmen prodi Pendidikan biologi dalam mendukung pelestarian alam dan meningkatkan kesadaran akan menjaga lingkungan hidup. Penanaman pohon cemara tidak hanya berfungsi sebagai penyangga alami dari angin dan gelombang laut, tetapi juga pelestarian ekosistem hutan pesisir.
Melalui kegiatan ini, prodi Pendidikan biologi berharap dapat menginspirasi masyarakat dan institusi lain untuk turut serta dalam menajaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan sehat.
Kuliah Tamu : “Belajar Melindungi dan Setia pada Tumbuhan melalui Fotosintesis” Pembicara: Yuke Mardiati, S.Si. M.Si Dosen Program Studi Tadris Biologi FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sambutan: Mulyadi, M. Pd. *Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Cut Ratna Dewi, M.Pd Moderoator.
Dosen Program Studi Pendidikan Biolog FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh ?️ Tanggal: Selasa, 29 Oktober 2024 ⏰ Pukul: 08:30 s.d. 12:00 WIB ?Via Zoom Meeting Registration: https://pbl.ftk.ar-raniry.ac.id/kuliah-tamu/ Free e-certificate Join Zoom Meeting: Bergabung Zoom Rapat https://ar-raniry-ac-id.zoom.us/j/95597331457?pwd=8bJ7NVJLB9GQNXuIsQo4KrmesOzzDr.1 ID Rapat: 955 9733 1457 Kode Sandi: 434195
Program studi pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh banda merupakan salah satu program studi yang melakukaan kegiatan PPKPM Internasional, Kegiatan tahun ini masih dilaknasakan di Muslimeen Suksa School , Hat Yai Thailand.
Pelaksanaan PPKPM pada tingkat Internasinal merupakan langkah tepat yang dilaksanakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry dalam upaya peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKM pada level Internasional sebagai upaya menuju World Class University. Pengabdian masyarakat merupakan bagian integral tri dharma perguruan tinggi yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari dua dharma yang lain serta melibatkan segenap sivitas akademik: dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan serta alumni. Setiap mahasiswa pada program studi wajib melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kurikulum program studi. Hal ini sesuai dengan misi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh UIN Ar-Raniry yaitu melaksanakan riset Pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan teknologi yang modern yang berlandaskan nilai-nilai Islami.
Nurdin Amin, M.Pd selakukan dosen yang mensupervisi Kegiatan PKPM di Muslimeen Suksa School, Hat Yai Thailand menemukan kegiatan mahasiswa sudah sesuai dan banyak kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap siswa dan guru di Muslimeen Suksa School, salah satunya belajar Bahasa melayu, sebagai bagian dari kurikulum di sekolah tersebut.
Prof. Safrul, P.hD selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Dalam sabutannya menyampaikan rasa terimaskih atas Kerjasama dan sudah memfasilitasi Mahasiswa PPKPM FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kegiatan ini diharapakan akan terus dilaksanakan nantinya
“Terimakasih kepada Muslimeen Suksa School, Hat Yai, Thailand sudah mau menerima dan mefasilitasi Mahasiswa PPKPM”
Ketua Yayasan dan Kepala sekolah Sekolah Muslimeen Suksa School di Hat Yai Thailand sangat senang dan terbantu dengan kehadiran para mahasiswa PPKPM di sekolah tersebut. Kehadiran mahasiswa PPKPM memberikan dampak yang baik terhadap para siswa sekolah Muslimeen Suksa School di HatYai Thailand, khususnya alam melaknakan belajar mengajar. Ketua Yayasan dan Kepala sekolah Sekolah Muslimeen Suksa School di Hat Yai Thailand mengharapkan kepada pihak civitas akdemika UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Khusunya kepada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan agar terus mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan Program PPKPM di sekolah tersbut.
Kepala sekolah Muslimeen Suksa School Mr. Kaseem Madardam menyambut baik katas kehadiran dan proses belajar yang dilakukan oleh mahasiswa FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh
“Kehadiran MahasiswaFTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh sangat membantu para siswa dan guru dalam menjalankan Proses belajar mengajar di sekolah Muslimeen Suksa School”
Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi (HMP PBL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh mengadakan kegiatan OSAGI (Olimpiade Sains Biologi) se-SMA/MA Sederajat Tingkat Nasional secara daring (online) pada hari kamis, 25 Juli 2024.
Pembukaan ini dilakukan di ruang Aula FTK Gedung B yang dihadiri panitia, dosen prodi pendidikan biologi, Wadek III FTK dan juga turut hadir peserta melalui zoom meeting, Kamis (25/7/2024)
Ketua Umum HMP PBL, M. Iqbal Arif menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras dalam menyukseskan acara OSAGI ini.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wadek III FTK, Dr. Mumtazul Fikri, ia mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan HMP PBL karena mengambil peran dalam keunggulan prodi.
“Untuk mencapai keunggulan terhadap akreditasi prodi mahasiswa harus menjadi bagian didalamnya. Maka dengan adanya kegiatan ini Mahasiswa harus mengambil peran terhadap keunggulan dari program studi pendidikan biologi dengan melakukan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan” ujarnya.
Mulyadi, M. Pd selaku Ketua Prodi Pendidikan Biologi, mendukung HMP PBL dalam melaksanakan acara OSAGI ini dan bisa berlanjut di kepengurusan himpunan selanjutnya.
“Acara ini semoga menjadi program tahunan yang diadakan HMP PBL sehingga nantinya bisa menarik para siswa untuk masuk ke prodi pendidikan biologi”.
“Acara ini juga nantinya bukan hanya diikuti oleh peserta dari Pulau Sumatra tetapi juga di seluruh Indonesia” tambahnya.
Laporan kegiatan yang disampaikan oleh Nazuhra Azhani selaku sekretaris panitia mengatakan kegiatan OSAGI ini diikuti sebanyak 53 peserta dari berbagai sekolah SMA/MA di Aceh dan beberapa peserta dari luar Aceh. Dalam hal ini, HMP PBL juga bekerja sama dengan pihak Bimbel A Plus.
Pelaksanaan ujiannya dilakukan setelah ceremony berlangsung. Para peserta mengerjakan soal melalui web dan juga diawasi oleh pengawas (panitia) menggunakan aplikasi zoom meeting.
Prodi Pendidikan Biologi melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif Internasional di Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar pada Kamis, 06 Juni 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Local-Wisdom Based Ecotourism In Post- Tsunami Aceh” . Dalam kesempatan ini Prodi Pendidikan Biologi berkolaborasi dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) yang diwakilkan oleh Assoc. Prof. Dr. Yaya Rukayadi, M.Si.
Kegiatan ini bertempat di Gampong Nusa yang merupakan salah satu gampong di Aceh yang terus bergerak mengembangkan Desa wisata berbasis masyarakat. Potensi lokal yang dimiliki terus diramu menjadi berbagai atraksi wisata dengan tujuan utama adalah meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Gampong Nusa juga telah meraih penghargaan ASEAN HOME STAY STANDARD 2023 – 2025.
Prof. Dr. Yaya Rukayadi, M.Si dalam kesempatan ini mengatakan bahwasanya di Gampong Nusa terdapat banyak tanaman lokal yang mengandung antioksidan dan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah tanaman sawo.
“Buah sawo jauh lebih tinggi kandungan antioksidannya dibandingkan dengan buah-buahan import seperti kiwi atau apel. Daripada kita mengkonsumsi buah-buahan import tersebut alangkah baiknya jika kita mengkonsumsi sawo dan buah-buahan lokal lainnya yang jauh lebih ekonomis dan juga kaya akan antioksidan”, pungkas Prof. Yaya di hadapan para mahasiswa dan masyarakat Gampong Nusa.
Kegiatan ini disambut dengan baik oleh masyarakat Gampong Nusa. Masyarakat menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ibu Nur selaku perwakilan dari warga gampong menyuguhkan makanan berupa ubi rebus dan kacang rebus beserta teh serai dan juga kerupuk daun kari yang menjadi produk andalan dari masyarakat Gampong Nusa.
“Banyak hal unik yang akan kita jumpai di Gampong Nusa, seperti barang-barang yang berbahan limbah daur ulang, kerajinan anyaman, pertunjukan tarian tradisional dan jamuan makanan lokal yang dapat direservasi melalui atraksi wisata kuliner. Pengalaman menginap di rumah-rumah penduduk (homestay) sebagai bagian akomodasi perjalanan wisatawan kian dikembangkan dengan mengikuti kaidah-kaidah kearifan lokal serta bonus pemandangan yang asri dengan nuansa perkampungan”, ungkap Ibu Nur kala itu.
Ketua Prodi PBL UIN Ar Raniry Banda Aceh, Mulyadi, M. Pd mengatakan, “Kegiatan ekowisata berbasis kearifan lokal seperti Gampong Nusa ini sangat penting untuk terus digalakkan karena dapat menjadi salah satu sumber pembelajaran yang tidak hanya memperkaya bahan ajar namun juga menanamkan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa pada peserta didik”.
Pengabdian Masyarakat Kolaboratif Internasional di Gampong Nusa ini diikuti oleh Dosen Prodi PBL, Samsul Kamal, M. Pd, Nurdin Amin, M. Pd, Rizky Ahadi, M. Pd, Eriawati, M. Pd, Nurlia Zahara, M. Pd, Dr. Elita Agustina, M. Si, Zuraidah, M. Si, Nafisah Hanim, M. Pd, Cut Ratna Dewi, M. Pd, Eva Nauli Taib, M. Pd dan Lina Rahmawati, M. Si. Serta turut dihadiri oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PBL.
Menutup kegiatan tersebut, para dosen beserta mahasiswa/i serta Prof. Yaya melakukan kegiatan sosialisasi ke masyarakat setempat, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi (PBL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Jurnal BIOTIK (Jurnal Ilmiah Biologi, Teknologi dan Kependidikan) mengikuti kegiatan Workshop Pendampingan Akreditasi Jurnal Nasional (04-05/05/2024) yang diselenggarakan oleh Pusat Jurnal, LP2M UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Hip Hope Hotel Banda Aceh. Ketua Pusat Jurnal UIN Ar-Raniry Prof. Mursyid, menyebutkan kegiatan ini adalar salah satu bagian dari Langkah awal untuk menyiapkan jurnal di lingkungan UIN Ar-Raniry menuju akreditasi nasional dan Scopus. Jurnal yang terakreditasi nasional akan memiliki beberapa keuntungan dan pentingnya yang signifikan, baik bagi penerbit, penulis, maupun komunitas akademik dan ilmiah secara luas, serta lembaga dalam mewujudkan kampus Unggul.
Wakil Rektor I, Prof. Yasir Yusuf, M.A, dalam sambutannya menekankan UIN telah mentargetkan tercapainya 15 jurnal terakreditasi SINTA 2 dalam tahun 2024 ini. Sehingga kegiatan workshop ini menjadi penting untuk disukseskan bersama. Akreditasi Jurnal merupakan penentu sebuah jurnal telah mencapai standar tertentu. Jurnal terakreditasi cenderung lebih dipercaya oleh peneliti dan akademisi. Jurnal yang terakreditasi akan memiliki visibilitas yang lebih besar dan lebih mudah diakses oleh peneliti di seluruh dunia. Tentu saja, hal ini akan meningkatkan kualiatas unggul Prodi PBL dalam pengembangan disiplin ilmu Pendidikan Biologi.
Adapun yang menjadi Narasumber pada kegiatan workshop ini: Prof. Azharsyah (Jurnal Share), Dr. Anton Widiyanto (Jurnal Futura), Dr. Abidin Nurdin, Dedi Sumardi, MA, Tabrani ZA, M.S.I (Jurnal Peuradeun), Rahmatul Akbar, MA dan Prof. Mursyid Djawas (Jurnal Samarah). Pengelola Jurnal Prodi PBL (Rizky Ahadi, M.Pd) selaku Journal Maneger, menjadi salah satu peserta mewakili jurnal BIOTIK (Jurnal Ilmiah Biologi, Teknologi dan Kependidikan), yang saat ini telah terakreditasi SINTA 3 dan sedang menuju SINTA 2 dan Scopus, Insya Allah
Banda Aceh : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Menggelar Sidang Munaqasyah Pertama mahasiswa non skripsi, atas nama Rahmatan Islami yang berlangsung di ruang sidang 1 Gedung A FTK, kamis (25/04/2024). Mahasiswa semester 8 (delapan) tersebut mampu menyelesaikan studinya tanpa skripsi melainkan mempublikasiskan hasil riset. Hasil riset yang diujikan yakni artikel by research berjudul The Effect Of Using Sagu Drugs (Metroxylon sagu) And Dried Banana Leaves (Musa paradisiaca) On The Growth Of White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus). Artikel penelitian ini ditulis di bawah bimbingan Eva Nauli Taib, M.Pd dan Zuraidah, M.Si yang dipublikasikan pada jurnal terakreditasi nasional, Jurnal Biotik : Jurnal Ilmiah Biologi, Teknologi dan Kependidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh terakreditasi SINTA 3. Sebagai mahasiswa berprestasi Rahmatan juga melampirkan banyak sertifikat dan penghargaan yang diaraih saat perkuliahan, event-event akademik yang dilakoni diantaranya menyabet medali perak pada Olimpiade Nasional Matematika, Ilmu Pengetahuan dan Bahasa (ONMIPASA), Medali perak Pesona (pekan sains dan olimpiade Nasional) tingkat nasional 2023, Juara 3 bimbingan kelompok Tarbiyah fair Tingkat Nasional tahun 2023, Mahasiswa berprestasi UIN Ar-Raniry tahun 2022, Mahasiswa berprestasi fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Ar-Raniry tahun 2023, mampu masuk 20 besar Olimpiade Agama, Sians dan Riset (OASE) cabang olimpiade Biologi tingkat nasional tahun 2023 Sidang Kelulusan S1 non skripsi tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.Ed., M.A., Ph.D. dan Wakil dekan 1, Prof. Habiburrahim, S.Ag., M.Com., MS., Ph.D. Komposisi sidang munaqasyah di hadiri oleh dosen Program studi pendidikan biologi sebagai dosen ahli dalam bidangnya yaitu Eriawati, M.Pd Sebagai Penguji 1, dan Cut Ratna Dewi, M.Pd Sebagai Penguji 2. Dekan FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyampaikan bahwa Peraturan Rektor Tentang Tugas Akhir Jenjang Pendidikan Strata Satu (s1) di lingkungan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh tahun 2020 dapat berbentuk artikel pada jurnal nasional terakreditasi sinta “Ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya percepatan kelulusan,” tegasnya. Prof safrul menambahkan sidang dalam bentuk artikel by research sebagai bentuk pendorong peraihan prestasi akademik mahasiswa. “Ini sangat bagus. kegiatan ini perlu dilanjutkan oleh Prodi lain pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry banda Aceh terutama untuk menjaring mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik yang baik dan berprestasi serta salah satu cara untuk mendorong percepatan studi mahasiswa sehingga mampu menyelesaikan studinya tepat waktu” tandasnya. Lebih lanjut Dekan FT menambahkan “Untuk saat ini FTK UIN Ar-Raniry terus mendorong percepatan studi mahasiswa baik dengan penulisan artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan pada Jurnal dilingkungan FTK UIN Ar-Raniry sebanyak 14 Jurnal dan juga dengan memberlakukan pola bimbingan skripsi yang dibimbing oleh satu dosen pembimbing”. Kemampuan menulis artikel itu penting tetapi kemampuan meneliti juga jauh lebih penting. Saudara Rahmatan dapat membuktikan telah memiliki kemampuan menulis juga telah mampu menunjukkan kemampuan meneliti. Hal ini dibuktikan dengan luaran penelitian yang telah dipublikasikan dan lampiran data dan teknik pengumpulan datanya benar-benar meyakinkan. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan disela-sela kehadirannya dalam persidangan tersebut juga menyampaikan bahwa dukungan portofolio research paper dengan sistematika penyajian seperti ini dan pola persidangan model ini mirip ujian kelulusan mahasiswa level sarjana di universitas-universitas di dalam maupun di luar negeri. Wakil dekan 1, Prof. Habiburrahim, S.Ag., M.Com., MS., Ph.D menyampaikan kepada Rahmatan yang berasal dari Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan untuk segera mempersiapkan studi lanjut ke S2 ke luar negeri, mengingat presentasi artikel yang disajikan dalam Bahasa Inggris sudah menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris yang baik, selain itu skor TOEFL yang diraihnya sebagai salah satu syarat siding perlu ditingkatkan lebih tinggi sehingga dapat meraih beasiswa studi ke luar negeri. Diwaktu bersamaan Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mulyadi, M.Pd Menyampaikan bahwa kelulusan melaui publikasi di Jurnal terindeks Sinta merupakan yang perdana bagi program studi pendidikan biologi dalam meluluskan alumninya “ ini yang pertama sejak berlakunya Peraturan Rektor Tentang Tugas Akhir Jenjang Pendidikan Strata Satu (s1) di lingkungan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, mahasiswa menyelesaikan studinya selain dengan menulis skripsi” Mulyadi menambahkan agar mahasiswa lain pada Prodi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry juga dapat mengikuti jejak dari Rahmatan Islami dalam menyelesaikan studi dan tugas akhirnya pada jenjang S-1.
Aceh Besar Prodi Pendidikan Biologi (PBL) FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, telah melakukan program Pengabdian pada Masyarakat (PKM) di Gampong Lapeng, Pulo Breuh, Kabupaten Aceh Besar. Kali ini mengusung program “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Ekowisata Berbasis Local Wisdom” untuk mengoptimalisasi potensi ekowisata setempat. Kegiatan ini dilakukan tanggal 1 s.d 3 Maret 2024.
Pemberdayaan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dengan memberikan sosialisasi tentang pengelolaan Kawasan wisata berbasis local wisdom yang juga harus menjaga kelangsungan dan kelestarian habitat bagi organisme-organisme penghuni Kawasan ekowisata alami.
Kegiatan ini dikoordinasikan langsung oleh ketua Prodi PBL Mulyadi, M.Pd dan diikuti oleh dosen prodi serta melibatkan mahasiswa sebanyak 50 orang, dan turut didampingi oleh Wakil Dekan 2 Samsul Kamal, M.Pd.
Keuchik Gampong Lapeng, Muhammad menyambut baik kegiatan PKM ini, ia berharap terus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, “secara langsung masyarakat mulai paham akan pentingnya pengelolaan Kawasan ekowisata disini, selain menjaga alam juga memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sendiri” ujarnya dalam sambutannya.
Dalam Mulyadi mengajak, untuk menjaga Kawasan ekowisata butuh peran aktif seluruh elemen masyarakat, “ini bukan hanya tugas keuchik (untuk menjaga kelangsungan Kawasan ekowisata), tapi tugas kita semua, kita yang menanam, maka kita pula yang akan menikmati hasilnya nanti” ungkapnya dalam sambutan kegiatan.
Fokus utama dalam kegitan ini adalah memberikan pemahaman dan mengajak seluruh komponen masyarakat setempat untuk saling menjaga kebersihan dan menjaga ekosistem yang nantinya akan menjadi modal utama dalam perencanaan kegiatan awal ekowisata. Kebijakan-kebijakan masyarakat adat tentang pengelolaan Kawasan juga sangat berperan penting dalam hal ini sehingga jika ada pelanggaran lingkungan akan diberikan sanksi adat sesuai peraturan yang berlaku di Kawasan tersebut, seperti larangan adat menangkap ikan menggunakan racun atau bom, menggunakan pukat harimau, merusak terumbu karang dengan sengaja, menambang pasir pantai secara tidak terkontrol serta illegal loging Kawasan hutan adat.
Partisipasi aktif mahasiswa dalam program Pengabdian Pada Masyarakatini juga memberikan gambaran konkret tentang upaya bersama dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan Kawasan ekowisata di Gampong Lapeng, Pulo Aceh dan sekitarnya. Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat pada tingkat lokal, namun juga berpotensi memperkuat kerjasama antara perguruan tinggi dan komunitas mayarakat lokal untuk mencapai tujuan pembangunan bersama.
Banda Aceh — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), UIN Ar-Raniry sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Concervation Rensponse Unit (CRU) Sampoiniet, Aceh Jaya, 17-18 November 2023 lalu.
Kegiatan dengan tema “Kolaborasi Internasional Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan Orangutan Information Center (OIC) serta Concervation Rensponse Unit (CRU) BKSDA Aceh,” ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi pada matakuliah Biologi Konservasi dan Botani Tumbuhan Tinggi.
Pada kedua matakuliah ini, mahasiswa mengamati dan mengidentifikasi tumbuhan dari beberapa pakan gajah di sekitaran wilayah CRU Sampoiniet tersebut serta dituntut belajar bagaimana wilayah konservasi gajah di lokasi itu.
Dalam wawancara mahasiswa Biologi Konservasi, beberapa pakan gajah berasal dari keluarga tumbuhan Fabaceae dan Poaceae.
“Di hutan, gajah ini bisa milih beragam tumbuhannya. Gajah Issabella dengan Johanna saja bisa berbeda pakan kesukaan mereka. Tumbuhan yang paling di sukain semua jenis gajah itu tumbuhan yang banyak getahnya. Tumbuhan karet rambung. Gajah disini biasa Pakan nya itu yang ada di hutan, seperti pelepah kelapa, rumput gajah yang tinggi-tinggi serta pohon yang memiliki buah yang tersedia di wilayah CRU Sampoiniet. Dalam 1 hari, gajah ini bisa menghabiskan ±60 pelepah kelapa” ujar mahout gajah tersebut.
“sebenarnya gajah jumlah pakannya itu 10-25% dari berat badannya” tambah, sang mohout.
Seringnya terjadi konflik antara satwa liar dan manusia membuat pemerintah Aceh seperti Dinas Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Pemerintah Kabupaten di Aceh serta dibantu oleh Fauna and Flora Internastional (FFI) Program Aceh mendirikan Conservation Response Unit (CRU).
CRU Sampoiniet merupakan suatu lembaga konservasi gajah di bawah naungan BKSDA Aceh. Pada Juli 2008, resmi didirikan, dengan didatangkan empat ekor gajah jinak sumatera, mahout, ranger, dan beberapa orang masyarakat sekitar yang dilatih agar dapat membantu dalam memitigasi konflik satwa liar dan manusia.
Saat ini, CRU Sampoiniet memiliki dua ekor gajah, yakni Isabella yang paling tua, berusia 40 tahun dan Johanna, berusia 25 tahun. Mamalia bertubuh besar tersebut dibimbing oleh para mahout, ranger dan tim CRU lainnya. Dua gajah inilah garda terdepan dalam meredakan konflik gajah dengan manusia.
“Konflik gajah dan manusia itu biasanya terjadi karena manusia membuka lahan begitu luas hingga mengakibatkan habitat gajah rusak. Karena merasa terancam, gajah akan langsung berusaha mempertahankan habitat untuk kehidupannya,” ujar mahout gajah.
Mahout gajah tersebut juga menjelaskan tujuan utama didirikannya CRU ini yaitu untuk menjaga kelestarian flora maupun fauna yang ada. Terutama memastikan gajah Sumatera yang sekarang terancam punah agar tetap lestari dan dapat mempertahankan keturunannya dengan baik.
Selain melatih gajah-gajah, mahout di CRU juga berpatroli ke hutan. Bisa dilakukan dalam seminggu, sekali patrol. Berpatroli ini bertujuan mengawasi adanya gajah liar yang masuk ke perkampungan atau perkebunan warga serta membuka jalan baru.
“Setiap gajah mendapatkan perawatan dan pemeriksaan rutin oleh dokter hewan dari BKSDA, sebanyak 3 bulan sekali,” ujar mahout gajah tersebut
Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam pengembangan bahan ajar yang inovatif dan berkualitas, dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Workshop Penulisan Buku Ajar yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan (PUSLITPEN) UIN Ar-Raniry pada tanggal 6–7 Agustus 2026.
Workshop mengusung tema “Langkah Praktis Menulis Buku Ajar: Dari Outline hingga ISBN, Kuasai Claude, ChatGPT dan Gemini untuk Produksi Buku Ajar Berkualitas”. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para dosen dengan pemahaman komprehensif mengenai proses penyusunan buku ajar, mulai dari perencanaan konsep, penyusunan sistematika, teknik penulisan yang sesuai standar akademik, hingga proses penerbitan dan pengurusan ISBN.
Selain membahas aspek teknis penulisan, workshop juga memberikan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), seperti Claude, ChatGPT, dan Gemini, sebagai perangkat pendukung dalam proses penyusunan buku ajar. Penggunaan AI diperkenalkan sebagai sarana untuk meningkatkan efisiensi penyusunan naskah, pengembangan ide, penyuntingan bahasa, serta penyempurnaan struktur materi, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip etika akademik, orisinalitas, dan integritas ilmiah.
Partisipasi dosen Program Studi Pendidikan Biologi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyediaan buku ajar yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan mahasiswa. Buku ajar yang disusun diharapkan mampu menjadi sumber belajar yang sistematis, kontekstual, serta mendukung implementasi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.
Melalui workshop ini, para peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi menyusun outline yang efektif, pengelolaan referensi ilmiah, teknik penyuntingan naskah, desain buku ajar yang menarik, hingga tahapan akhir penerbitan buku agar memenuhi standar publikasi nasional.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini menjadi momentum penting bagi dosen untuk terus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat budaya menulis di lingkungan perguruan tinggi.
“Dengan mengikuti workshop ini, diharapkan dosen Pendidikan Biologi mampu menghasilkan buku ajar yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan AI secara bijaksana dapat menjadi mitra dalam mempercepat proses penulisan tanpa mengurangi kualitas ilmiah dan integritas akademik,” ujarnya. Keikutsertaan dosen dalam workshop ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak buku ajar berkualitas yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan. Selain menjadi sumber belajar bagi mahasiswa, buku ajar yang dihasilkan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pendidikan biologi serta meningkatkan produktivitas publikasi akademik dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Aceh Besar – 04/08/2026. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi Sekolah Mitra SMAN 1 Peukan Bada.” Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sains di sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan SMA Negeri 1 Peukan Bada. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna memperkuat mutu pembelajaran Biologi melalui pengelolaan laboratorium yang lebih efektif, aman, dan sesuai dengan standar pembelajaran.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, M.Pd, menyampaikan bahwa laboratorium merupakan salah satu sarana utama dalam pembelajaran Biologi. Oleh karena itu, pengelolaan laboratorium yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang aktif, inovatif, dan berbasis pengalaman ilmiah.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami ingin mendampingi sekolah mitra dalam meningkatkan tata kelola laboratorium Biologi sehingga mampu mendukung kegiatan praktikum yang lebih efektif. Laboratorium yang dikelola dengan baik akan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik serta meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis eksperimen,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi memberikan pendampingan mengenai tata kelola laboratorium Biologi, inventarisasi alat dan bahan praktikum, penyusunan administrasi laboratorium, standar operasional prosedur (SOP) penggunaan laboratorium, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) laboratorium, penyusunan jadwal praktikum, hingga pengembangan modul dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis praktikum.
Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai optimalisasi pemanfaatan alat dan bahan laboratorium yang tersedia sehingga kegiatan praktikum tetap dapat dilaksanakan secara maksimal meskipun dengan fasilitas yang terbatas. Tim pengabdian turut mendampingi guru dalam merancang praktikum Biologi yang kontekstual, sederhana, dan sesuai dengan capaian pembelajaran.
Kepala SMA Negeri 1 Peukan Bada, Ahlul Fikri, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas kepercayaan menjadikan SMA Negeri 1 Peukan Bada sebagai sekolah mitra. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi sekolah, khususnya dalam meningkatkan tata kelola laboratorium sehingga dapat menunjang pembelajaran Biologi yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Laboratorium IPA SMA Negeri 1 Peukan Bada, Putri Nurdina, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan memberikan banyak pengetahuan baru mengenai pengelolaan laboratorium yang sesuai dengan standar.
“Kami memperoleh banyak wawasan mengenai administrasi laboratorium, pengelolaan alat dan bahan praktikum, penerapan standar keselamatan kerja, hingga strategi mengoptimalkan laboratorium sebagai pusat pembelajaran sains. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut pada program-program berikutnya,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, guru-guru mengikuti setiap sesi dengan antusias melalui diskusi, praktik penyusunan administrasi laboratorium, identifikasi kondisi laboratorium, serta simulasi pelaksanaan praktikum Biologi. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antara dosen, mahasiswa, dan guru dalam mengembangkan pembelajaran Biologi yang lebih inovatif dan berorientasi pada penguatan keterampilan proses sains peserta didik.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan arahan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong transformasi pendidikan tinggi keagamaan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui pendampingan pengelolaan laboratorium Biologi di sekolah mitra, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran sains, memperkuat kompetensi guru, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong perguruan tinggi keagamaan untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan mutu pendidikan.
Ke depan, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry bersama SMA Negeri 1 Peukan Bada berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pendampingan laboratorium, pelatihan guru, penelitian bersama, hingga pengembangan pembelajaran berbasis STEM sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Biologi di Aceh.
Medan, 30 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum bertema Pemaparan Konsep Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Juli 2026, tersebut dipusatkan di Aula Pertemuan FITK UIN Sumatera Utara, Medan.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry diwakili oleh Ketua Program Studi, Mulyadi, M.Pd., sebagai delegasi resmi untuk mengikuti rangkaian diskusi dan penguatan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Menurutnya, transformasi kurikulum harus terus dilakukan agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pemaparan mengenai konsep dan implementasi Outcome-Based Education, meliputi penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemetaan mata kuliah terhadap CPL, penyelarasan strategi pembelajaran dan asesmen, hingga mekanisme evaluasi kurikulum yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik baik antarperguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada hasil belajar mahasiswa.
Keikutsertaan Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk terus mendukung transformasi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Penguatan kurikulum berbasis OBE menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, serta karakter yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Mewakili Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru dalam pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
“FGD ini menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi Outcome-Based Education. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang kami peroleh akan menjadi referensi dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Biologi agar semakin berkualitas, adaptif, dan selaras dengan standar pendidikan tinggi serta arah transformasi yang dicanangkan Kementerian Agama,” ungkapnya.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi, serta menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, profesional, dan berkarakter. Hasil FGD ini diharapkan menjadi salah satu rujukan dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Biologi guna mendukung terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Banda Aceh – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh turut mengikuti kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Zona Integritas (ZI) yang diselenggarakan di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, M.Ag., didampingi Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D., sebagai bentuk penguatan komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Kegiatan ini diikuti oleh para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika FTK UIN Ar-Raniry. Penandatanganan komitmen bersama menjadi bagian dari implementasi Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam sambutannya, Prof. Mujiburrahman, M.Ag. menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen nyata seluruh warga kampus dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam tata kelola kelembagaan yang bersih sekaligus memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.
Sementara itu, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D. mengajak seluruh unit kerja di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry untuk menjadikan penandatanganan komitmen ini sebagai titik awal memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada mutu, pelayanan, dan integritas. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas memerlukan sinergi seluruh unsur fakultas agar pelayanan akademik semakin efektif, transparan, dan terpercaya.
Program Studi Pendidikan Biologi menyatakan siap mendukung penuh implementasi Zona Integritas melalui penguatan tata kelola program studi, peningkatan mutu layanan akademik, pengembangan inovasi pembelajaran, serta optimalisasi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja Aparatur Sipil Negara, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Partisipasi aktif Program Studi Pendidikan Biologi dalam pembangunan Zona Integritas selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang terus mendorong transformasi tata kelola kelembagaan melalui penguatan reformasi birokrasi, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan budaya integritas pada seluruh satuan kerja Kementerian Agama.
Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menegaskan tekadnya untuk menjadi bagian dari transformasi Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang unggul, profesional, bersih, dan melayani. Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap UIN Ar-Raniry sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Program Studi Pendidikan Biologi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi Zona Integritas melalui penguatan tata kelola program studi, peningkatan kualitas layanan akademik, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, disiplin, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Partisipasi Program Studi Pendidikan Biologi dalam penandatanganan komitmen bersama ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berdampak. Melalui semangat kolaborasi dan integritas, Program Studi Pendidikan Biologi optimistis mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas serta berkontribusi dalam mendukung terwujudnya FTK UIN Ar-Raniry sebagai fakultas yang unggul, profesional, dan berintegritas.
Banda Aceh (23 Juli 2026) – Dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Gemini Academy Faculty yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi dosen dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung transformasi pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., dan turut dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D. Pembukaan kegiatan tersebut menegaskan komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperkuat literasi digital serta mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial secara produktif, inovatif, dan bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam arahannya, Rektor UIN Ar-Raniry menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang harus direspons oleh seluruh sivitas akademika. Dosen dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mendukung pembelajaran, riset, dan publikasi ilmiah, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai akademik dan keislaman.
Keikutsertaan dosen Program Studi Pendidikan Biologi dalam Gemini Academy Faculty sejalan dengan komitmen Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat transformasi digital pada sektor pendidikan keagamaan. Program ini mendukung implementasi Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama yang digagas Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., khususnya pada penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan.
Melalui pelatihan ini, para dosen memperoleh berbagai materi mengenai pemanfaatan Google Gemini untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan bahan ajar, analisis data penelitian, penulisan karya ilmiah, serta optimalisasi produktivitas akademik. Kompetensi tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghadirkan inovasi pendidikan yang lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dosen melalui berbagai program pengembangan profesional. Partisipasi dalam Gemini Academy Faculty menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan visi UIN Ar-Raniry dan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Banda Aceh – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaboratif bersama SMAN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, dengan mengusung tema “Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi Sekolah Mitra SMAN 1 Peukan Bada.” Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Laboratorium Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran biologi. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi siswa maupun guru dalam mengelola laboratorium biologi secara efektif, aman, dan sesuai dengan standar, sehingga laboratorium dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran,” ujar Mulyadi
Selama kegiatan berlangsung, para dosen Program Studi Pendidikan Biologi memperkenalkan berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia di Laboratorium Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan mengenai prinsip-prinsip pengelolaan laboratorium sekolah, mulai dari penataan ruang dan alat, administrasi laboratorium, aspek keselamatan kerja, hingga pemanfaatan laboratorium sebagai media pendukung pembelajaran biologi yang efektif.
Salah satu guru Biologi SMAN 1 Peukan Bada, Putri Nurdina, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola laboratorium biologi serta menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mengoptimalkan fungsi laboratorium dalam proses pembelajaran.
“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan wawasan baru bagi guru maupun siswa mengenai pentingnya pengelolaan laboratorium yang baik. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap Putri Nurdina.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Siswa-siswi SMAN 1 Peukan Bada aktif mengikuti setiap sesi, mengamati berbagai koleksi alat dan bahan laboratorium, berdiskusi dengan dosen, serta berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan yang telah disiapkan. Suasana interaktif tersebut mencerminkan tingginya minat siswa terhadap pembelajaran biologi berbasis praktikum.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah mitra dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sains, khususnya melalui pengelolaan laboratorium yang profesional dan berkelanjutan
Banda Aceh – Dalam rangka memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas jejaring kerja sama internasional, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan tema “Biotechnology”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Pratheep Sandrasaigaran, dosen dari MILA University, yang memberikan kuliah umum kepada dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Biologi dalam mengimplementasikan program internasionalisasi sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kapasitas akademik sivitas akademika, serta pengembangan jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi bereputasi di tingkat internasional. Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Visiting Lecturer secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Program Studi Pendidikan Biologi dalam menghadirkan forum akademik internasional yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Prof. Safrul Muluk menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat dinamis menuntut perguruan tinggi untuk terus memperluas kolaborasi akademik dengan berbagai institusi di tingkat global. Menurutnya, kegiatan Visiting Lecturer merupakan salah satu instrumen strategis dalam membangun budaya akademik yang unggul, memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa, serta meningkatkan daya saing institusi.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam mendukung Program Studi Pendidikan Biologi untuk terus mengembangkan jejaring internasional. Melalui kolaborasi akademik seperti ini diharapkan lahir inovasi, penguatan riset, serta publikasi ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan,” ujar Prof. Safrul Muluk.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Visiting Lecturer merupakan salah satu program strategis Program Studi Pendidikan Biologi dalam mewujudkan visi menjadi program studi yang unggul, kompetitif, dan berorientasi internasional.
Menurutnya, tema Biotechnology dipilih karena bioteknologi merupakan cabang ilmu biologi yang berkembang sangat pesat dan memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan di berbagai sektor, antara lain kesehatan, pertanian, pangan, lingkungan, dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan ilmu tersebut melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional.
“Program Studi Pendidikan Biologi berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional sebagai bagian dari peningkatan mutu lulusan. Kehadiran narasumber dari MILA University Malaysia diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuan mahasiswa, meningkatkan kompetensi akademik, serta mendorong lahirnya kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan,” ungkap Mulyadi.
Dalam kuliah umumnya, Dr. Pratheep Sandrasaigaran memaparkan perkembangan mutakhir bioteknologi, termasuk penerapan teknologi molekuler, rekayasa genetika, inovasi bioteknologi dalam bidang kesehatan dan pertanian, serta pemanfaatan bioteknologi sebagai solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi riset internasional sebagai sarana mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini difasilitasi oleh International Office UIN Ar-Raniry yang dipimpin oleh Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A.. Dukungan International Office merupakan bagian dari kebijakan UIN Ar-Raniry dalam memperkuat kemitraan akademik internasional melalui program mobilitas dosen dan mahasiswa, kuliah tamu internasional, penelitian kolaboratif, serta pengembangan jejaring kelembagaan dengan perguruan tinggi di berbagai negara.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mempercepat transformasi pendidikan tinggi keagamaan melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, internasionalisasi perguruan tinggi, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Di tingkat daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pengembangan mutu akademik yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi keagamaan di Aceh sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, moderat, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selaras dengan salah satu program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, dalam berbagai arahannya menegaskan pentingnya penguatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai fondasi dalam menumbuhkembangkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global. Pengembangan pembelajaran berbasis STEM di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelenggaraan Visiting Lecturer bertema Biotechnology oleh Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menjadi salah satu implementasi nyata dalam mendukung agenda transformasi pendidikan Kementerian Agama melalui penguatan kompetensi akademik, riset, dan kolaborasi internasional.
Melalui penyelenggaraan Visiting Lecturer ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi akademik internasional sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat budaya riset, memperluas publikasi ilmiah bereputasi, serta menghasilkan lulusan Pendidikan Biologi yang profesional, inovatif, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Seminar Proposal Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry
Banda Aceh, 9 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Seminar Proposal bagi mahasiswa sebagai salah satu tahapan akademik sebelum pelaksanaan penelitian skripsi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian di hadapan dosen pembimbing dan dosen penguji untuk memperoleh masukan serta penyempurnaan proposal. Diharapkan seminar proposal ini dapat menghasilkan rencana penelitian yang berkualitas dan mendukung penyelesaian studi mahasiswa secara tepat waktu.
Pidie Jaya — Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan penyaluran donasi bagi anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya yang terdampak banjir dan tanah longsor, sekaligus melakukan pembersihan beberapa ruang kelas pada [Sabtu/03/01/2026].
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial sivitas akademika Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik yang terdampak bencana alam. Bantuan yang disalurkan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah, berupa perlengkapan belajar, kebutuhan pokok, serta bantuan lain yang diperlukan.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril kepada anak-anak agar dapat kembali menjalani proses pembelajaran dengan nyaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan kondusif bagi peserta didik, pasca bencana banjir sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Program Studi Pendidikan Biologi dengan MIN 2 Pidie Jaya. Selain itu, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap kepedulian sosial, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebersamaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan
Selain itu, kegiatan pembersihan ruang kelas dilakukan untuk membantu memulihkan sarana belajar pascabencana.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Pidie Jaya, yang diwakili oleh Bapak Muhammad Novan Satria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Ia menyatakan bahwa kegiatan pembersihan ruang kelas sangat membantu pihak sekolah dalam mempercepat proses normalisasi kegiatan belajar mengajar.
Kami sangat terbantu dengan Kehadiran Bapak Ibu dosen serta Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi datang ke MIN 2 Pidie Jaya untuk membantu membersihkan ruang kelas serta memberikan bantuan berupa buku dan ATK untuk siswa di sini
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak MIN 2 Pidie Jaya serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Meureudu — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP- PBL) Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako kepada korban banjir di kawasan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada 10 Desember 2025.
Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir akibat intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Ketua HMP- PBL Pendidikan Biologi, Ahmad Zidan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga,” ujar Ahmad Zidan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga terdampak terutama bagi mahasiswa program studi pendidikan biologi yang terdampak langsung terhadap musibah banjir dengan melibatkan aparat gampong setempat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat Meureudu menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada HMP- PBL Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, HMP- PBL Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh berharap dapat terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan serta menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.
Aceh Besar, 10 November 2025 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry melaksanakan kegiatan praktikum lapangan di Kawasan Wisata Brayeun, Aceh Besar, pada minggu, 10 November 2025. Praktikum ini merupakan bagian dari lintas matakuliah pada semester ganjil 2025/2026 yaitu Taksonomi Tumbuhan, Biologi Konservasi, Biologi perairan dan Ethologi dengan tema peran keanekaragaman Tumbuhan Lokal dalam mendukung Konservasi ekosistem darat dan perairan.
Sebanyak 110 mahasiswa semester ganjil mengikuti kegiatan tersebut. Selama praktikum, mahasiswa melakukan identifikasi vegetasi hutan, pengamatan biota perairan sungai, serta analisis kondisi kualitas air di kawasan wisata alam tersebut. Selain itu, mahasiswa juga mengamati aktivitas wisatawan dan dampaknya terhadap lingkungan.
Dosen pengampu mata kuliah, Rizky Ahadi, M.Pd. menyampaikan bahwa Brayeun dipilih karena kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi wisata alam favorit di Aceh Besar dengan karakter ekosistem sungai yang masih alami.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung bagaimana konsep biologi dan ekologi diterapkan pada ekosistem yang dimanfaatkan sebagai objek wisata,” ujarnya.
Mahasiswa bekerja dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan tugas lapangan seperti pengukuran pH air, suhu, intensitas cahaya, serta pencatatan jenis vegetasi dan fauna. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan mahasiswa dalam menggunakan alat ukur lapangan dan menyusun data ilmiah.
Salah seorang mahasiswa peserta, Muhammad Syarif, mengungkapkan bahwa pengalaman praktik langsung seperti ini sangat membantu memperkuat pemahaman.
“Kita jadi tahu bahwa wisata alam harus dijaga bukan hanya untuk liburan, tapi juga untuk kelestarian lingkungan,” katanya.
Program Studi Pendidikan Biologi berharap lewat kegiatan seperti ini mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan observasi ilmiah dan memiliki kepedulian terhadap konservasi lingkungan, khususnya di kawasan wisata alam.
Aceh Besar, 09 November 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali melaksanakan kegiatan PKM di kawasan Wisata Brayeun Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar bertema “Edukasi dan Aksi Nyata untuk Mewujudkan Ekosistem Hijau dan Bersih di Kawasan wisata Brayeun, Kabupaten Aceh Besar”
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari, Kegiatan ini melibatkan sekitar 90 mahasiswa dari beberapa angkatan, bersama dengan masyarakat stempat, pelaku usaha wisata. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya pantai, yang menjadi destinasi unggulan daerah.
Dosen Proram Studi Pendidikan Biologi yang menghadiri kegaiatan PKM terdiri dari beberapa Orang diantaranya Eriawati, Elita Agustina, Nurlia Zahara, Nurdin Amin, Rizky Ahadi, Lina Rahmawati, Riri Rahmadani Putri, Nafisah Hanim dan beberapa orang dosen lainnya yang ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ketua tim PKM, Eriawati, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat sekitar dan pengunjung wisata untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai. Pantai yang bersih tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berpengaruh terhadap kelestarian ekosistem laut dan kenyamanan wisatawan,” ujar Eriawati saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa melakukan berbagai aksi nyata, di antaranya membersihkan area pesisir dari sampah plastik dan limbah nonorganik, melakukan penyuluhan kepada pedagang di sekitar pantai mengenai pengelolaan sampah, serta membagikan brosur edukatif tentang dampak pencemaran terhadap lingkungan laut. Selain itu, tim juga memasang sejumlah papan imbauan bertuliskan pesan lingkungan seperti “Jaga Pantai Kita, Buang Sampah pada Tempatnya” dan “Wisata Bersih, Hati Nyaman”.
Salah satu warga sekitar, Amri (60), mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilakukan para mahasiswa tersebut.
“Biasanya banyak sampah berserakan setelah akhir pekan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat jadi lebih sadar dan mulai ikut menjaga kebersihan. Kami juga senang karena kawasan pantai jadi lebih tertata,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Meunasah Mesjid, Azhari D, selaku PJ Kepala desa Meunasah Mesjid menilai bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan aparatur desa menjadi langkah positif dalam menjaga keberlanjutan wisata lokal.
“Program PKM seperti ini sangat sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Brayeun sebagai daerah wisata bersih dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, tidak hanya kawasan baryeun, tetapi juga di destinasi wisata lainnya,” ujar Taufik.
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan sesi foto Bersama di sekitar area Kawasan panati brayen sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Peserta PKM berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan mendorong kebiasaan menjaga kebersihan di kawasan wisata.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya bersih di kawasan wisata. Jika semua pihak berkomitmen, maka lingkungan kita akan tetap indah dan wisatawan pun akan semakin nyaman berkunjung,” tutup eriawati.
Dengan terlaksananya kegiatan PKM Kebersihan ini, Pantai Brayeun kini tampak lebih bersih dan tertata. Masyarakat setempat juga mulai aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai kawasan wisata kusunya Kawasan Wisata Kabupaten Aceh Besar, agar keindahan alam dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
Banda Aceh (02/11/2025), Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi Kembali mengadakan kegiatan silaturrahmi tahunan yaitu kegiatan yang dinamai dengan panthera tigris. Panthera tigris yaitu kegiatan silaturrahmi antar alumni dan mahasiswa biologi dengan menggabungkan pertandingan futsal. Tujuan dari kegiatan panthera tigris ini adalah agar silaturrahmi dan komunikasi antar alumni dan mahasiswa tetap terjaga dan terjalin, serta tetap dapat mengembangkan kemapuan futsal bagi mahasiswa dan alumni. Senada dengan kata ketua prodi pendidikan biologi, bapak Mulyadi, S. Pd., M. Pd.
“Panthera tigris ini bukan hanya ajang main futsal biasa dan bukan ajang silaturrahmi biasa, kedua hal nya di gabung untuk membentuk dan memperkuaat tali kekeluargaan pendidikan biologi” ujar pak Mulyadi. Acara tersebut di selenggarakan pada hari minggu 2 November 2025 di lapangan Kick Off Futsal dan Badminton Sport Centre, Geuce, Kota Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung dengan semarak dan semangat antar tim bermain dengan suportif dan tidak ada yang mengalami cidera dalam pertandiangan, lapangan futsalpun di meriahi dengan supporter dari setiap tim
Turnamen sepak bola ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi tahun 2025 bekerja sama dengan Ikatan Almuni Pendidikan Biologi (IKATBIORY) UIN Ar-Raniry Banda Aceh dari berbagaia angkatan.
Juara Panthera Tigris dibawa oleh dengan Juara 1 Panthera Tigris 2025 di mengangi oleh Timses 14 FC, juara 2 dimenangi oleh Agam FC dan juara 3 dimenangi oleh Anopheles FC.
Banda Aceh, 29 Oktober 2025 — Laboratorium Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menerima kunjungan studi observasi dari Siswa Madrasah Aliyah Terpadu Daarut Tahfiz Al-Ikhlas pada Selasa (28/10). Kegiatan ini mengusung tema “Implemetasi Pembelajaran Inovatif melalui Kegiatan Praktikum Sains Berbasis Konstekstual” merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah dalam bidang sains melalui kegiatan praktikum dan pembelajaran biologi .
Sebanyak 50 siswa madrasah yang hadir beserta beberapa guru pendamping diterima langsung oleh Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Biologi di Laboratorium Biologi FTK UIN Ar-Raniry. Selama kunjungan, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai koleksi spesimen, demonstrasi alat, mempelajari alat-alat laboratorium, serta menyaksikan demonstrasi proses kultur jaringan tumbuhan, Hidroponik, pembedahan anatomi aves yang dipandu oleh dosen dan asisten laboratorium.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Mulyadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme pihak madrasah dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
“Melalui kegiatan studi observasi seperti ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa agar mereka lebih mengenal dunia biologi secara ilmiah sekaligus menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, guru sekaligus kepala sekolah pendamping dari Madrasah Aliyah Terpadu Daarut Tahfiz Al-Ikhlas, Alfin Nur, Lc., M.Ag.,Gr menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh pihak Laboratorium Pendidikan biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
“Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena bisa melihat langsung proses penelitian dan praktikum biologi. Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung dari jam 09.00 s/d 12.00 Wib dengan penuh antusiasme tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab, dan foto bersama di depan laboratorium. Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry dan madrasah-madrasah di Aceh dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang sains dan ekologi.
Banda Aceh, , 29 Oktober 2025 — Madrasah Aliyah Terpadu Daarut Tahfiz Al-Ikhlas menjalin kerja sama dengan Proram Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keuruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi siswa. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di Ruang Rapat Dekan Lantai 1 FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Rabu (29/10) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah Terpadu Daarut Tahfiz Al-Ikhlas, Alfin Nur, Lc., M.Ag.,Gr dengan Mulyadi, M.Pd, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, dosen serta perwakilan guru dan siswa. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kerja sama ini akan mencakup, bimbingan karier siswa, serta kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat bersama antara Madrasah dan Prgoram Studi Pendidikan Biologi.
“Kami berharap melalui kerja sama ini, siswa Madrasah Aliyah Terpadu Daarut Tahfiz Al-Ikhlas dapat lebih mengenal dunia perkuliahan dan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Alfin Nur. dan juga Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan guru kami, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan sains di sekolah
Sementara itu,Mulyadi, M.Pd menambahkan bahwa Proram Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mitra. Bentuk kerja sama yang akan dijalankan antara lain kuliah tamu, pelatihan kewirausahaan, Magang, serta pendampingan penelitian bagi siswa.
Acara penandatanganan di hadiri langsung oleh pimpinan Fakulktas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh yan diwakili oleh wakil dekan II bapak Dr. Samsul Kamal, M.Pd. Dalam sambutannya, bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat jejaring kemitraan pendidikan
ditutup dengan sesi foto bersama dan diharapkan, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Banda Aceh – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, kembali melakukan kunjungan akademik ke Laboratorium Kultur Jaringan Aceh pada Senin, 14 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum mata kuliah Bioteknologi yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan teknik kultur jaringan dalam pengembangan tanaman.
Kunjungan ini disambut langsung oleh tim laboratorium yang dipimpin oleh kepala laboratorium Kultur Jaringan Distanbun Aceh Jaringan yang diwakili Oleh Kurnia Sari, M.Si,. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguasaan teknik kultur jaringan bagi calon pendidik biologi dalam menghadapi tantangan di bidang bioteknologi modern.
“Mahasiswa perlu memahami tidak hanya teori, tetapi juga bagaimana aplikasi kultur jaringan bisa menjadi solusi dalam pelestarian dan pengembangan tanaman unggul di Aceh,” ujar Dr. Rina.
Selama kunjungan, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan media kultur, teknik sterilisasi, serta tahapan multiplikasi tanaman secara in vitro. Mereka juga diajak berdiskusi mengenai prospek riset dan peluang pengembangan produk berbasis bioteknologi.
Dosen pendamping, Zuraidah. , M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini diadakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk pembelajaran kontekstual. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengaitkan teori yang mereka pelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan, sehingga diharapkan mampu menumbuhkan semangat riset dan inovasi,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat apresiasi dari Program Studi Pendidikan Biologi kepada pihak Laboratorium Kultur Jaringan Aceh sebagai bentuk kerja sama dan silaturahmi akademik yang terus terjalin.
Pada hari Rabu, 14 Mei 2025 telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Pelatihan Hidroponik Dasar Menumbuhkan Jiwa Wirausaha dan Ketahanan Pangan”, yang merupakan hasil kolaborasi antara: Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry, Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Ar-Raniry, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Ar-Raniry dan Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK)
Kegiatan ini dilaksanakan di SMP N 14 Banda Aceh dengan tujuan utama untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam budidaya tanaman secara hidroponik kepada siswa dan guru, serta menumbuhkan semangat wirausaha dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan ini meliputi Pengenalan teori dasar hidroponik, teknis pembuatan instalasi hidroponik sederhana, Praktik penanaman dan Edukasi wirausaha berbasis hasil pertanian rumah tangga.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 14 Banda Aceh dan para guru pendamping. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif dalam setiap sesi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan kebun sekolah berbasis hidroponik yang berkelanjutan, serta menjadi inspirasi bagi siswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan yang berbasis lingkungan dan teknologi tepat guna. Peningkatan pemahaman tentang pertanian modern, dan dapat berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat sekolah.
Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Banda Aceh mengucapkan terimakasih yang sangat mendalam untuk Prodi Pendidikan Biologi, Prodi PGMI FTK dan Fakultas Saintek UIN Ar Raniry serta Fakultas MIPA USK, untuk kolaborasi hebatnya di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah kami. Pelatihan hidroponik dasar sebagai bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen di sekolah adalah kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat. [Pungkas Femilia Elsa, S.K.H., M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP N 14 Banda Aceh]
Pelatihan ini memberikan peserta dasar-dasar hidroponik, mulai dari persiapan media tanam, penyemaian, perawatan, hingga panen. Hal ini memungkinkan mereka untuk memahami proses hidroponik secara lebih mendalam dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan Lahan Terbatas di sekolah, Peningkatan Ketersediaan Pangan akan mreningkatkan Ekonomi: Pengabdian masyarakat di SMP 14 Banda Aceh dapat memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat sekolah, terutama jika hasil hidroponik dapat dipasarkan. Pengaruh Lingkungan: Hidroponik dapat membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan. Terakhir merupakan Inovasi di Sekolah agar dapat dijadikan sebagai peaktik baik. Pelatihan hidroponik dapat menjadi kegiatan inovatif di sekolah, memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa dan guru, serta meningkatkan rasa cinta terhadap lingkungan.
Yang terakhir Kontribusi Positif dari dosen yang terlibat dalam pelatihan ini memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan, serta menunjukkan komitmen mereka terhadap pengabdian masyarakat.
“Pentingnya menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini salah satunya melalui metode hidroponik, minimal skala rumahan untuk menumbuhkan motivasi kemandirian pangan.” Ujar Nurlia Zahara pada penyampaian materinya.
Sebagai bentuk komitmen lanjutan, tim pengabdian akan melakukan monitoring dan pembinaan berkala kepada pihak sekolah untuk memastikan keberlanjutan program.
Ketua Prodi Pendidikan Biologi FTK secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan PkM berkolaborasi dengan berbagai lembaga lain perlu terus ditingkatkan untuk dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sehingga kehadiran akademisi dari Perguruan Tinggi ditengah-tengah masyarakat lebih tersa manfaatnya. Lebih lanjut Mulyadi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan menyukseskan kegiatan PkM ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar.
Prodi Pendidikan Biologi kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kolaboratif Internasional di Desa Jaboi, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang pada Sabtu 10 Mei 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Etnobotani Kawasan Geothermal sebagai Database Local Wisdom di Desa Jaboi Kota Sabang”. Dalam kesempatan ini Prodi Pendidikan Biologi berkolaborasi dengan Szeged University, Hungaria yang diwakilkan oleh Yulmila, S. Pd., M. Sc dari Food Science Technology and Engineering.
Kegiatan ini bertempat di Desa Jaboi yang merupakan salah satu desa yang mulai berkembang di wilayah Kota Sabang dan juga terkenal dengan sebutan Pulau Weh. Selain berlokasi di antara pesisir pantai yang indah dan pengunungan yang menakjubkan, desa wisata Jaboi juga dianugerahi berbagai keunikan alam berupa gunung api aktif yang memiliki 4 kawah, sungai kecil yang mengaliri air panas dan juga air bersih serta laut yang memiliki terumbu karang dengan variasi warna yang luar biasa. Jaboi juga merupakan salah satu Desa di Aceh yang terus bergerak mengembangkan desa wisata berbasis local wisdom. Berbagai tanaman lokal juga tumbuh dengan subur serta berpotensi sebagai obat dan bahan makanan yang bernilai ekonomis tinggi.
Salah satu agenda acara yang digelar di SMPN 8 Jaboi Kota Sabang yaitu kegiatan Edukasi Etnobotani Tumbuhan Lokal dengan pemateri Ibu Lina Rahmawati, S. Si., M. Si yang memaparkan materi tentang tanaman Jeumpa. “Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari tanaman Jeumpa atau yang dikenal dengan nama ilmiah Magnolia sp. ini, antara lain bunganya sering dimanfaatkan dalam berbagai acara adat Aceh serta bagian
lainnya seperti akar dan batangnya juga berkhasiat obat”, ungkap Ibu Lina yang merupakan salah satu Dosen Prodi Pendidikan Biologi.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Jaboi, khususnya oleh siswa dan guru di SMPN 8 Jaboi. Para siswa menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ibu Dewi Murni, S. Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 8 Jaboi menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Tim PkM Prodi Pendidikan Biologi dengan terselenggaranya kegiatan ini. Selain itu beliau juga sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus terlaksana di masa mendatang. Acara ini digelar secara blended melalui aplikasi Zoom Meeting dengan menghadirkan pemateri dari Szeged University Hungaria. Yulmila selaku pemateri dari Food Science Technology and Engineering, menjelaskan tentang pemanfaatan tanaman dan sayuran lokal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, misalnya dengan pembuatan Yoghurt dari kulit buah dan sayur (sisa makanan). Selain itu dengan pembuatan makanan fermentasi lainnya yang selama ini sudah sering dibuat secara tradisional oleh masyarakat setempat. Hal ini menjadi salah satu kearifan lokal yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat
Ketua Prodi PBL UIN Ar Raniry Banda Aceh, Mulyadi, M. Pd mengatakan, “Kegiatan edukasi Etnobotaniberbasis kearifan lokal seperti ini sangat penting untuk terus digalakkan karena dapat memperkaya bahan ajar serta juga menanamkan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa pada peserta didik. Manfaat kegiatan ini juga turut dirasakan oleh masyarakat setempat dengan bertambahnya wawasan akan peranan dan khasiat tanaman lokal”.
Pengabdian Masyarakat Kolaboratif Internasional ini diikuti oleh Dosen Prodi PBL di antaranya Samsul Kamal, M. Pd, Nurdin Amin, M. Pd, Rizky Ahadi, M. Pd, Eriawati, M. Pd, Dr. Elita Agustina, M. Si, Zuraidah, M. Si, Nafisah Hanim, M. Pd, Lina Rahmawati, M. Si., Cut Ratna Dewi, M. Pd dan turut dihadiri oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PBL.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Ketua Prodi PBL beserta para dosen turut menyumbangkan sejumlah bibit tanaman Jeumpa kepada pihak sekolah dalam hal ini disambut baik oleh Kepala SMPN 8 Jaboi, dan ditutup dengan sesi foto bersama.