Aceh Besar, 09 November 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali melaksanakan kegiatan PKM di kawasan Wisata Brayeun Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar bertema “Edukasi dan Aksi Nyata untuk Mewujudkan Ekosistem Hijau dan Bersih di Kawasan wisata Brayeun, Kabupaten Aceh Besar”

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari, Kegiatan ini melibatkan sekitar 90 mahasiswa dari beberapa angkatan, bersama dengan masyarakat stempat, pelaku usaha wisata. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya pantai, yang menjadi destinasi unggulan daerah.
Dosen Proram Studi Pendidikan Biologi yang menghadiri kegaiatan PKM terdiri dari beberapa Orang diantaranya Eriawati, Elita Agustina, Nurlia Zahara, Nurdin Amin, Rizky Ahadi, Lina Rahmawati, Riri Rahmadani Putri, Nafisah Hanim dan beberapa orang dosen lainnya yang ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ketua tim PKM, Eriawati, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat sekitar dan pengunjung wisata untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai. Pantai yang bersih tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berpengaruh terhadap kelestarian ekosistem laut dan kenyamanan wisatawan,” ujar Eriawati saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa melakukan berbagai aksi nyata, di antaranya membersihkan area pesisir dari sampah plastik dan limbah nonorganik, melakukan penyuluhan kepada pedagang di sekitar pantai mengenai pengelolaan sampah, serta membagikan brosur edukatif tentang dampak pencemaran terhadap lingkungan laut. Selain itu, tim juga memasang sejumlah papan imbauan bertuliskan pesan lingkungan seperti “Jaga Pantai Kita, Buang Sampah pada Tempatnya” dan “Wisata Bersih, Hati Nyaman”.
Salah satu warga sekitar, Amri (60), mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilakukan para mahasiswa tersebut.
“Biasanya banyak sampah berserakan setelah akhir pekan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat jadi lebih sadar dan mulai ikut menjaga kebersihan. Kami juga senang karena kawasan pantai jadi lebih tertata,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Meunasah Mesjid, Azhari D, selaku PJ Kepala desa Meunasah Mesjid menilai bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan aparatur desa menjadi langkah positif dalam menjaga keberlanjutan wisata lokal.
“Program PKM seperti ini sangat sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Brayeun sebagai daerah wisata bersih dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, tidak hanya kawasan baryeun, tetapi juga di destinasi wisata lainnya,” ujar Taufik.
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan sesi foto Bersama di sekitar area Kawasan panati brayen sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Peserta PKM berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan mendorong kebiasaan menjaga kebersihan di kawasan wisata.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya bersih di kawasan wisata. Jika semua pihak berkomitmen, maka lingkungan kita akan tetap indah dan wisatawan pun akan semakin nyaman berkunjung,” tutup eriawati.
Dengan terlaksananya kegiatan PKM Kebersihan ini, Pantai Brayeun kini tampak lebih bersih dan tertata. Masyarakat setempat juga mulai aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai kawasan wisata kusunya Kawasan Wisata Kabupaten Aceh Besar, agar keindahan alam dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
